Fokus Buyar Saat Kerja? Coba 6 Cara Ini

JawaPos • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 14:04 WIB
ilustrasi orang yang sulit fokus. Sumber foto: Freepik
ilustrasi orang yang sulit fokus. Sumber foto: Freepik

batampos - Pernah duduk di depan pekerjaan, tetapi pikiran justru melayang ke berbagai hal? Kondisi tersebut cukup umum terjadi ketika aktivitas sehari-hari dipenuhi pekerjaan, pesan masuk, suara di sekitar, hingga berbagai tugas yang harus diselesaikan dalam waktu bersamaan.

Memaksakan diri untuk terus bekerja ketika konsentrasi mulai menurun justru dapat membuat pekerjaan terasa semakin berat dan lambat.

Salah satu cara yang bisa dicoba adalah mengambil jeda singkat sekitar lima menit. Waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk memberi kesempatan tubuh dan pikiran melakukan reset sebelum kembali bekerja.

Tidak perlu melakukan aktivitas yang rumit. Beberapa kebiasaan sederhana berikut dapat dicoba ketika fokus mulai berkurang.

1. Berhenti Sejenak dan Atur Napas

Ketika pikiran terasa penuh, jangan langsung memaksakan diri menyelesaikan pekerjaan. Luangkan waktu sejenak untuk mengatur pernapasan.

Duduk dengan posisi nyaman, tarik napas perlahan melalui hidung, kemudian keluarkan secara tenang. Ulangi beberapa kali sambil mengarahkan perhatian pada proses bernapas.

Latihan pernapasan sederhana dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks, terutama ketika sedang menghadapi tekanan atau banyak hal yang memenuhi pikiran.

2. Tinggalkan Kursi untuk Beberapa Menit

Jika sudah terlalu lama duduk di depan komputer, tinggalkan meja selama beberapa menit.

Berjalan sebentar di sekitar ruangan atau melakukan peregangan ringan dapat menjadi cara sederhana untuk membuat tubuh kembali aktif.

Jeda tersebut juga memberikan batas antara waktu bekerja dan waktu menyegarkan pikiran. Setelah tubuh terasa lebih ringan, pekerjaan dapat dilanjutkan dengan kondisi yang lebih siap.

3. Kembalikan Perhatian ke Sekitar

Ketika pikiran berpindah dari satu hal ke hal lainnya, latihan mindfulness dapat membantu mengarahkan perhatian kembali pada kondisi saat ini.

Caranya cukup sederhana. Perhatikan napas, dengarkan suara di sekitar, atau amati benda-benda yang berada di hadapan.

Tidak perlu memaksakan diri agar pikiran benar-benar kosong. Tujuannya adalah mengurangi kebiasaan memikirkan banyak hal sekaligus sehingga perhatian dapat kembali diarahkan pada tugas yang sedang dikerjakan.

4. Jangan Lupa Minum Air

Rasa lelah dan sulit berkonsentrasi juga dapat muncul ketika tubuh membutuhkan cairan.

Karena itu, menyediakan air minum di dekat meja kerja merupakan kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan. Ketika mulai kehilangan energi, minumlah air putih sekaligus gunakan kesempatan tersebut sebagai jeda singkat.

Menjaga asupan cairan tetap cukup merupakan bagian dari kebiasaan sehari-hari untuk mendukung kondisi tubuh secara umum.

5. Gunakan Suara Latar Jika Membantu

Lingkungan yang ramai dapat membuat sebagian orang lebih mudah kehilangan fokus. Percakapan, suara kendaraan, atau aktivitas orang di sekitar dapat menjadi gangguan.

Dalam kondisi tertentu, suara latar yang konstan seperti white noise atau suara hujan dapat dicoba untuk menyamarkan suara-suara yang mengganggu.

Musik instrumental dengan tempo lembut juga bisa menjadi pilihan. Namun, respons setiap orang berbeda. Jika musik atau suara tambahan justru mengganggu konsentrasi, suasana hening bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

6. Beri Batas antara Kerja dan Istirahat

Salah satu cara mengatur waktu kerja dan istirahat adalah menggunakan metode Pomodoro.

Dalam pola yang umum digunakan, pekerjaan dilakukan selama sekitar 25 menit dengan fokus penuh, kemudian dilanjutkan istirahat selama lima menit. Siklus tersebut dapat diulangi sesuai kebutuhan.

Waktu istirahat sebaiknya benar-benar digunakan untuk berhenti sejenak dari pekerjaan. Berdiri, melakukan peregangan, minum air, atau mengistirahatkan mata bisa menjadi pilihan.

Dengan batas waktu yang jelas, aktivitas kerja menjadi lebih terstruktur. Jeda juga memberikan kesempatan untuk mengurangi tekanan ketika konsentrasi mulai menurun.

Pada akhirnya, kehilangan fokus sesekali merupakan hal yang wajar. Daripada terus memaksakan diri, mengambil jeda singkat selama beberapa menit dapat menjadi cara sederhana untuk menyegarkan pikiran sebelum kembali menyelesaikan pekerjaan. (*)

Editor : Putut Ariyo
Produktivitas Fokus Kerja Konsentrasi Mindfulness Pomodoro