Cekcok Keluarga Diduga Jadi Motif Pria Gantung Diri di Bukit Rindang

Jamaluddin Lobang • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:52 WIB
Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di kawasan Bukit Rindang, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Batam, Jumat (21/8) sore.
Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di kawasan Bukit Rindang, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Batam, Jumat (21/8) sore.

batampos – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di kawasan Bukit Rindang, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Batam, Jumat (21/8) sore.

Polisi menyatakan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kematian korban sementara disimpulkan sebagai bunuh diri dengan cara gantung diri.

Sebelumnya, korban diketahui meninggalkan rumah sejak Kamis (20/8) dini hari. Sekitar 36 jam kemudian, jasadnya ditemukan seorang warga yang hendak menuju kebun untuk mengambil daun singkong.

Kanit Reskrim Polsek Batu Aji Iptu Muhammad Rizky Fitrianor mengatakan, penyidik sementara menyimpulkan korban meninggal akibat gantung diri.

“Sejauh ini murni gantung diri. Dari hasil pemeriksaan, tulang leher dan lidah patah,” kata Rizky kepada Batam Pos, Sabtu (22/8).

Dari keterangan yang dikumpulkan, polisi menduga persoalan keluarga menjadi latar belakang peristiwa tersebut.

“Sejauh ini, dari keterangan yang didapat, motifnya adalah cekcok masalah keluarga,” ujarnya.

Meski demikian, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban. Jenazah saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Batam.

Keluarga korban di kampung halaman juga meminta agar dilakukan autopsi sebelum jenazah dipulangkan.

“Jenazah di RS Bhayangkara. Rencananya mau dipulangkan ke kampung karena keluarga yang di kampung sebelumnya minta diautopsi,” kata Rizky.

Hilang dari Rumah Sejak Dini Hari

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, korban terakhir kali berada di rumah bersama istrinya pada Rabu (19/8) malam. Keduanya masih beraktivitas di rumah sebelum sang istri masuk kamar untuk tidur.

Sekitar pukul 02.00 WIB, Kamis (20/8), istrinya terbangun dan mendapati korban sudah tidak berada di rumah.

Keesokan paginya, sang istri memberitahukan kondisi tersebut kepada keluarganya. Bersama seorang kerabat, mereka kemudian mencari korban di sekitar rumah hingga ke tempat korban bekerja. Namun, pencarian tersebut tidak membuahkan hasil.

Korban baru ditemukan pada Jumat sore. Seorang warga yang hendak mengambil daun singkong di kawasan Bukit Rindang melihat sosok pria tergantung di sebuah pohon.

Warga tersebut awalnya memperhatikan arah gonggongan anjing miliknya. Dari arah tersebut, dia kemudian melihat tubuh seorang laki-laki dalam kondisi tergantung sekitar 10 meter dari lokasi kebun.

Ia segera turun dan memberitahukan penemuan tersebut kepada warga sekitar. Informasi itu kemudian sampai kepada istri korban. Ia bergegas menuju lokasi dan memastikan pria yang ditemukan tersebut adalah suaminya.

Warga selanjutnya menghubungi ketua RT, yang kemudian meneruskan laporan kepada Polsek Batu Aji.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB untuk mengamankan tempat kejadian perkara. Tim Inafis Satreskrim Polresta Barelang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara.

Jenazah selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Bekas luka di bagian leher dinilai konsisten dengan jeratan tali akibat posisi tubuh yang tergantung.

Meski demikian, kepolisian masih menunggu proses autopsi untuk melengkapi pemeriksaan dan memastikan penyebab kematian korban secara medis.

Editor : Jamil Qasim
Pria Gantung Diri cekcok