35 Hektare Lahan di Tembesi Terbakar, Api Sempat Mengarah ke Pos Damkar

Rengga Yuliandra • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:33 WIB
Petugas memadamkan api yang membajar lahan di Jalan Trans Barelang, Kelurahan Tembesi, Sagulung, Sabtu (22/8). F.Istimewa
Petugas memadamkan api yang membajar lahan di Jalan Trans Barelang, Kelurahan Tembesi, Sagulung, Sabtu (22/8). F.Istimewa

 batampos - Kebakaran lahan kosong di atas bukit belakang Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemko Batam, Jalan Trans Barelang, Kelurahan Tembesi, Sagulung, berhasil dipadamkan pada Sabtu (22/8) malam. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 35 hektare.

Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pemko Batam Andi M. Yusuf mengatakan, kebakaran pertama kali ditangani petugas sekitar pukul 13.15 WIB. Kobaran api sempat membesar akibat cuaca panas disertai angin kencang.

“Api semakin membesar dikarenakan cuaca panas disertai angin kencang,” kata Andi, Minggu (23/8).

Menurutnya, titik api yang berada di atas bukit menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Meski akses menuju lokasi cukup sulit, petugas tetap berupaya mencari jalur untuk mencapai titik api.

Petugas Regu 2 Pos Damkar Tembesi juga melakukan antisipasi agar kobaran api tidak merembet ke pos. Semak-semak di sekitar pos disiram dalam radius sekitar 50 meter sebagai upaya membuat pembatas.

“Walaupun lokasi tidak terjangkau, petugas tetap mencari akses menuju ke atas bukit,” ujarnya.

Baca Juga: Laksamana Sukardi Soroti TKD 2027: Rp735 Triliun Masih di Bawah 2025

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Selama penanganan, personel Damkar Pemko Batam berkoordinasi dengan Kapolsek Sagulung dan tim terpadu di lokasi.

Penanganan melibatkan sejumlah unsur, yakni Pemko Batam, BP Batam, Manggala Agni, TNI AD, Brimob, Polresta Barelang, Ditsamapta, Polsek Sagulung, Ditpam, serta tim keamanan Hotel Harris.

Dari Pemko Batam, satu unit pemadam dan satu unit rescue dikerahkan dengan total sembilan personel. PBK BP Batam mengerahkan satu unit dengan lima personel, sedangkan Manggala Agni menurunkan satu unit kendaraan dengan enam personel.

TNI AD turut mengerahkan dua unit water tank dengan 15 personel. Sementara Brimob, Polresta Barelang, dan Ditsamapta masing-masing mengerahkan armada AWC untuk membantu pemadaman.

“Selama proses pemadaman anggota tetap berkoordinasi dengan Kapolsek Sagulung beserta tim terpadu,” kata Andi.

Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 35 hektare. Andi memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali hingga proses pemadaman selesai.

“Kegiatan penanganan kebakaran berlangsung dengan aman dan terkendali. Penyebabnya masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” pungkasnya. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
kebakaran damkar batam trans barelang karhutla lahan