Mengenal Kompol I Kade Dwi Suryawandika, Dari Misi Perdamaian Darfur ke Krimsus Polda Kepri

Chahaya Simanjuntak • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:32 WIB
Kapolda Kepri Irjen Asep Syafruddin memberikan penghargaan kepada Kompol I Kade Dwi Suryawandika beberapa waktu lalu. F.ist
Kapolda Kepri Irjen Asep Syafruddin memberikan penghargaan kepada Kompol I Kade Dwi Suryawandika beberapa waktu lalu. F.ist

batampos - Pengabdian Kompol I Kade Dwi Suryawandika sebagai Kasat Polairud Polresta Barelang mengalami estafet ke AKP Asril. Serah terima jabatan  dilaksanakan di Rupatama Wicaksana Laghawa Polresta Barelang, Sabtu (22/8/2026) kemarin.

Tiga tahun bertugas menjaga wilayah perairan Batam, Kade kini kembali ke dunia yang membentuk sebagian besar perjalanan kariernya di kepolisian, yakni Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri.

Baginya, penugasan baru tersebut bukanlah titik awal, melainkan kelanjutan dari perjalanan panjang melewati berbagai medan pengabdian.

“Setiap penugasan adalah amanah sekaligus kesempatan untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik. Apa pun tugas yang diberikan, saya akan berusaha menjalankannya dengan penuh tanggung jawab untuk masyarakat dan institusi Polri,” ujar Kade.

Reserse sangat melekat dengan Kade. Ia pernah bertugas di Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan, menjadi Kasat Reskrim Polres Tapin, hingga ditempatkan di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dengan tugas di bidang siber dan industri perdagangan. 

Pengalaman itu membuatnya bersentuhan dengan beragam karakter kejahatan, dari perkara pidana konvensional hingga kejahatan berbasis teknologi.

Baca Juga: Kapolda Kepri Tegaskan THM Legal di Batam Tetap Boleh Beroperasi

Namun, salah satu pengalaman paling membekas dalam perjalanan Kade justru terjadi ribuan kilometer dari Indonesia. Pada 2017-2018, saat berusia sekitar 25 tahun, ia bergabung dalam Formed Police Units (FPU) Garuda Bhayangkara Indonesia gelombang IX dalam misi perdamaian di Darfur, Sudan, Afrikan. Sebelum berangkat, ia menjalani pelatihan selama lima bulan di Cikeas, Bogor, dan Training of Trainer (TOT) FPU di Vicenza, Italia.

“Ini penugasan yang tak terlupakan bagiku,” ungkap Kade.

Kala itu, ia mengisahkan, saat berangkat menuju Afrika, istrinya tengah mengandung anak pertama. Sang anak lahir ketika Kade masih dalam perjalanan menuju lokasi misi. Di Darfur, ia bertugas melakukan patroli di wilayah Al-Fasher sekaligus terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.

“Banyak pengalaman yang saya dapatkan selama bertugas di sana, terutama tentang rasa kemanusiaan. Jiwa kemanusiaan saya sebagai manusia ditempa di sana,” kenangnya.

Pengalaman reserse Kade kemudian berlanjut di Kalimantan Selatan. Saat menjadi Kasat Reskrim Polres Tapin pada 2020, ia menangani sejumlah perkara yang menjadi perhatian publik, termasuk pengungkapan kasus kematian NR, remaja 17 tahun yang merupakan cucu mantan Bupati Tapin. Jajarannya juga menangani kasus pelecehan terhadap anak yang mendapat perhatian luas. Atas dedikasi dalam penanganan perkara anak, Kade menerima penghargaan dari sejumlah lembaga dan komunitas perlindungan anak.

Perjalanan karir Kade kemudian berlanjut ke Polda Kepri, Oktober 2023. Ia dipercaya memimpin Satpolairud Polresta Barelang. 

Selama bertugas di wilayah perairan, jajarannya mengembalikan 64 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural kepada BP2MI, menetapkan delapan tersangka yang diduga membantu keberangkatan tersebut, serta melimpahkan dua perkara kepabeanan kepada Bea Cukai. Kinerja itu turut mengantarkannya memperoleh penghargaan dari Kapolda Kepri, Kapolresta Barelang, dan apresiasi dari BP2MI.

kadeBaca Juga: Bareskrim Gerebek Sejumlah Lokasi di Batam, Kapolda Kepri Tegaskan Tetap Terkoordinasi

Di balik penegakan hukum, Kade juga membawa pendekatan kemanusiaan. Bersama personelnya, ia rutin menemui masyarakat pesisir melalui kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan nasi kotak dan sembako. Kini, pengalaman dari Darfur, Kalimantan Selatan, Polda Metro Jaya hingga perairan Batam menjadi bekal Kade kembali ke Krimsus Polda Kepri.

“Saya bersyukur bisa dipercaya kembali menjalankan tugas di bidang yang pernah saya tekuni,” ungkapnya.

Estafet itu kembali berpindah. Medannya berubah, tetapi arah pengabdian Kade tetap sama, yakni menjalankan amanah, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan pengalaman dari penugasan sebelumnya dapat menjadi bekal untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Saya mohon dukungan dari seluruh anggota dan masyarakat khususnya masyarakat Kepri,” pungkasnya. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
Satpolairud Barelang Polda Kepri Kompol Kade Dwi Suryawandika Ditreskrimsus Polda Kepri Polresta Balerang