Karhutla 35 Hektare di Trans Barelang Batam Berhasil Dipadamkan

Antara • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 21:01 WIB
Petugas memadamkan api yang membajar lahan di Jalan Trans Barelang, Kelurahan Tembesi, Sagulung, Sabtu (22/8). F.Istimewa
Petugas memadamkan api yang membajar lahan di Jalan Trans Barelang, Kelurahan Tembesi, Sagulung, Sabtu (22/8). F.Istimewa

batampos – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Jalan Trans Barelang, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, berhasil dipadamkan tim gabungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan api berhasil dikendalikan kurang dari 24 jam setelah laporan kebakaran diterima.

“Berdasarkan laporan pada Minggu (23/8), api berhasil dipadamkan,” kata Berton di Jakarta, Senin (24/8).

Menurutnya, keberhasilan pemadaman tersebut tidak terlepas dari gerak cepat tim gabungan yang melakukan penyiraman dan pemadaman dari darat.

Karhutla tersebut pertama kali dilaporkan terjadi pada Sabtu (22/8) petang. Lokasi kebakaran berada di kawasan Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, atau tepatnya di sekitar Jalan Trans Barelang.

Berdasarkan data sementara, lahan mineral yang terbakar diperkirakan mencapai 35 hektare.

BNPB menyebut penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat penegak hukum. Karena itu, faktor pemicu kebakaran belum dapat dipastikan.

Dalam penanganan kebakaran, tim gabungan melibatkan BPBD Provinsi Kepulauan Riau, TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, serta masyarakat setempat.

Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman dari darat.

“Sejumlah mobil damkar diterjunkan untuk menunjang pemadaman darat,” ujar Berton.

BNPB mengapresiasi respons cepat seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla tersebut. Pemadaman yang dilakukan secara intensif diharapkan dapat mencegah api kembali meluas ke kawasan lain.

Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang relatif kering, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayah sekitarnya. (*)

Editor : Jamil Qasim
Karhutla 35 Hektare trans barelang