batampos - Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kekompakan dan mengelola energi kebersamaan untuk mendorong kemajuan Kota Batam.
Pesan tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Sekupang yang diselaraskan dengan agenda Pesta Anak Pantai, Sabtu (29/8).
Menurut Amsakar, kebersamaan antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, jajaran kecamatan dan kelurahan, RT/RW, hingga tokoh masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun Batam.
“Ada energi bersama yang mesti kita kelola dengan baik. Jangan sampai narasi-narasi yang kontradiktif muncul lagi di Batam,” ujar Amsakar.
Ia menilai kekompakan yang terlihat dalam kegiatan masyarakat Sekupang menjadi simbol kuat bahwa kebersamaan di tengah masyarakat masih terjaga.
“Saya sangat berbahagia karena ini menjadi simbol kekompakan kita supaya ada lompatan yang baik,” katanya.
Amsakar juga mengapresiasi masyarakat Sekupang yang dinilainya mampu menunjukkan semangat persatuan dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
Ia meminta kekompakan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan.
“Kalau camat kompak dengan unsur pimpinan kecamatan, lurah kompak dengan unsur pimpinan kelurahan, kompak dengan RT/RW dan tokoh masyarakat, insyaallah tidak ada pekerjaan yang tidak selesai. Semuanya menjadi lebih mudah,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar turut menyampaikan kabar baik terkait dua penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Batam dalam dua hari terakhir.
Penghargaan pertama yakni Pemimpin Daerah Award 2026 dari iNews TV dalam kategori Pembangunan Ekonomi Terintegrasi Menuju Perkembangan Global. Penghargaan lainnya diberikan detikcom melalui detiksumatra.com dalam kategori Anugerah Pembangunan Ekonomi.
Amsakar menegaskan, penghargaan tersebut bukan semata-mata capaian pemerintah, melainkan buah dari sinergi seluruh elemen di Batam.
“Berita baik itu kami persembahkan untuk seluruh warga Batam. Capaian itu dapat kita raih karena ada sinergi antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, sampai tingkat kecamatan dan kelurahan,” katanya.
Baca Juga: PAD Batam Naik 131 Persen, Amsakar Ungkap Resep Memperkuat Fiskal Daerah
Karena itu, ia kembali mengingatkan masyarakat agar menggunakan energi kolektif untuk saling menguatkan, bukan justru saling menjatuhkan.
“Saya selalu menyampaikan, ayo kita gunakan energi kolektif ini untuk saling memperkuat satu sama lainnya. Berhenti melemahkan semangat di antara kita. Berhenti membuat daftar dosa orang di media sosial. Yang paling baik, ayo kita saling memperkuat,” tegasnya.
Di hadapan masyarakat Sekupang, Amsakar juga menyampaikan perkembangan program prioritas Pemerintah Kota Batam yang menjadi bagian dari komitmennya bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah program yang membutuhkan waktu dalam proses pelaksanaannya, terutama persoalan banjir dan air bersih.
“Sudah satu tahun enam bulan, ada beberapa kegiatan program yang masih berproses. Tidak seperti membalikkan telapak tangan. Tapi janji kami, 15 program prioritas semuanya sudah terlaksana. Untuk soal banjir dan air masih berproses, butuh waktu,” ujarnya.
Amsakar menyebut sejumlah program prioritas lainnya telah berjalan, mulai dari pakaian seragam gratis, beasiswa, kredit tanpa bunga, bantuan bagi lansia, bursa kerja, hingga layanan berobat menggunakan KTP.
Ia juga meminta dukungan agar seluruh program prioritas yang telah dijanjikan dapat diwujudkan serta kepemimpinan di Kota Batam tetap berjalan dengan mengedepankan ketaatan terhadap aturan hukum.
“Mohon doa agar Amsakar Ahmad-Li Claudia tetap diberikan kesehatan, komitmen kami untuk melaksanakan 15 program prioritas betul-betul dapat kami wujudkan, dan dalam menerajui kepemimpinan ini kami lebih mengedepankan ketaatan terhadap aturan hukum yang berlaku,” tutupnya. (*)
Editor : Yofi Yuhendri