batampos - Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berakhir. Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten, kembali beroperasi sehingga penerbangan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju Jakarta kembali berjalan.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB) Annang Setia Budhi mengatakan operasional Bandara Soekarno-Hatta telah kembali dibuka sehingga penerbangan rute Batam-Jakarta dapat kembali dilayani.
Sebelumnya, gangguan operasional penerbangan pada 6-7 September 2026 berdampak cukup besar terhadap pergerakan penumpang dari Bandara Hang Nadim.
“Sudah kembali beroperasional. Per dini hari tadi Bandara Soetta sudah beroperasional. Berdasarkan data kami, sebanyak 46 penerbangan dengan total 5.743 penumpang terdampak selama periode tersebut,” kata Annang, Rabu (9/9).
Dengan kembali dibukanya Bandara Soekarno-Hatta, maskapai dapat kembali menjalankan penerbangan Batam-Jakarta sesuai jadwal dan slot penerbangan yang telah ditetapkan.
Baca Juga: 136 SPPG di Batam Aktif Layani MBG, 12 Belum Beroperasi
Direktur Operasi Bandara Hang Nadim Batam Anton Marthalius mengatakan, pada Rabu (9/9), pihaknya merencanakan 64 penerbangan yang terdiri atas 33 penerbangan kedatangan dan 31 penerbangan keberangkatan.
Jumlah penumpang yang diproyeksikan mencapai 9.264 orang. Sebanyak 4.877 penumpang diperkirakan tiba di Batam, sedangkan 4.387 penumpang lainnya akan berangkat dari Batam.
Rute Batam-Cengkareng menjadi salah satu jalur dengan kontribusi terbesar. Dari total penerbangan yang dilayani Hang Nadim, sekitar 23 penerbangan merupakan penerbangan dari dan menuju Cengkareng. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 36 persen dari seluruh penerbangan di bandara tersebut.
Dari sisi penumpang, rute Batam-Jakarta dan sebaliknya diperkirakan membawa 2.918 penumpang atau sekitar 31 persen dari total penumpang Hang Nadim pada hari tersebut.
Angka tersebut menunjukkan pentingnya konektivitas Batam-Jakarta bagi lalu lintas udara di Hang Nadim. Ketika operasional Bandara Soekarno-Hatta terganggu, dampaknya dengan cepat merambat ke penerbangan dari dan menuju Batam.
Meski penerbangan kembali berjalan, pengelola Hang Nadim meminta calon penumpang tidak langsung datang ke bandara sebelum memastikan status penerbangannya.
Penumpang diminta memeriksa kembali jadwal dan informasi penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing. Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi perubahan jadwal atau kondisi operasional yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Pemulihan operasional Soekarno-Hatta menjadi penanda kembali terbukanya jalur penerbangan utama Batam-Jakarta setelah dua hari sebelumnya terganggu akibat dampak aktivitas vulkanik. (*)
Editor : Yofi Yuhendri