batampos - Suasana malam di kawasan Simpang Basecamp, Kecamatan Batuaji, mendadak mencekam, Rabu (9/9) sekitar pukul 23.30 WIB. Dua kelompok pemuda yang berkerumun dan diduga hendak terlibat keributan membuat warga serta pengguna jalan panik.
Kerumunan pemuda tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat yang melintas. Sejumlah pengguna jalan memilih lebih berhati-hati saat melewati kawasan tersebut karena khawatir keributan meluas dan mengganggu keamanan serta keselamatan warga.
Informasi mengenai keributan itu kemudian beredar di media sosial. Sebuah video berdurasi sekitar delapan detik memperlihatkan sejumlah orang berada di sekitar lokasi. Dalam rekaman tersebut, terdengar suara warga yang mengungkapkan kepanikan melihat situasi di lokasi.
“Waduh, keadaan sekarang,” ujar suara dalam video tersebut.
Keributan itu disebut-sebut melibatkan dua kelompok pemuda yang sempat saling serang. Namun, hingga Kamis (10/9), penyebab dan kronologi lengkap kejadian tersebut belum diketahui secara pasti.
Baca Juga: Laporan Tawuran Masuk 110, Polisi Sisir Bundaran Basecamp
Informasi mengenai adanya korban maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan juga masih dalam pendalaman polisi.
Kanit Reskrim Polsek Batuaji Ipda Muhammad Rizky Fitrianor membenarkan adanya informasi keributan antarpemuda di kawasan Basecamp. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kejadian sebenarnya, termasuk pihak-pihak yang terlibat dan pemicu keributan.
“Kami baru lidik ini, belum tahu kronologisnya,” kata Rizky.
Menurut Rizky, pihaknya juga menerima informasi mengenai sebuah mobil yang mengalami kerusakan. Namun, polisi belum dapat memastikan apakah kerusakan kendaraan tersebut berkaitan langsung dengan keributan yang terjadi di kawasan Basecamp.
“Tadi malam di seputaran Basecamp, personel pun sudah turun ke sana juga,” ujarnya.
Personel diturunkan untuk meredam situasi dan mencegah kerumunan berkembang menjadi aksi tawuran yang lebih besar.
Sementara itu, informasi yang menyebut keributan melibatkan anak sekolah juga belum dapat dipastikan. Polisi hingga kini belum menerima laporan mengenai adanya korban luka.
Identitas kelompok pemuda serta motif keributan masih didalami. Polisi juga belum memastikan apakah kejadian tersebut murni tawuran antarkelompok, melibatkan pelajar, atau dipicu persoalan lainnya. (*)
Editor : Yofi Yuhendri