batampos – Sejumlah pengendara sepeda motor nekat menerobos Jalan Tengku Sulung, Batam Kota, yang sedang ditutup karena pekerjaan peningkatan jalan, Jumat (11/9) sekitar pukul 21.00 WIB.
Padahal, rambu-rambu penutupan dan pengalihan arus telah dipasang di sekitar lokasi pekerjaan.
Aksi tersebut sempat memicu ketegangan antara pengendara dan pekerja proyek. Ketua RW 24 Taman Raya sekaligus Ketua Tengku Sulung Squad, Rahman Yasir, mengatakan ada dua pengendara yang sempat ditegur hingga bersitegang dengan petugas proyek.
"Kalau yang melanggar ditegur langsung atau sempat bersitegang dengan petugas proyek tadi ada dua motor. Yang sebelumnya, pengendara yang melihat dan mendengar orang bersitegang langsung mutar balik," kata Rahman kepada Batam Pos.
Warga Dukung Pembangunan Jalan Tengku Sulung
Rahman mengatakan, warga di sekitar Jalan Tengku Sulung sebenarnya mendukung pembangunan ruas jalan tersebut.
Forum Tengku Sulung Squad yang beranggotakan lebih dari 20 RW di wilayah yang bersinggungan langsung dengan Jalan Tengku Sulung bahkan ikut memperjuangkan agar ruas tersebut masuk dalam prioritas pembangunan pada 2026.
"Kami yang bersusah payah memperjuangkan supaya jalan ini menjadi prioritas pembangunan di tahun 2026 ini," ujarnya.
Karena itu, ia meminta pengendara menghormati penutupan jalan selama pekerjaan berlangsung.
Menurut Rahman, pengendara yang tetap menerobos dapat mengganggu aktivitas pekerja dan berpotensi menimbulkan persoalan di lapangan.
"Jangan sampai hal-hal seperti dalam video itu menghambat pekerja," harapnya.
Jalan Tengku Sulung Ditutup Selama Pekerjaan
Jalan Tengku Sulung mulai ditutup pada Kamis (10/9). Penutupan dilakukan Pemko Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) karena ruas tersebut sedang menjalani pekerjaan peningkatan jalan.
Selama penutupan, Pemko Batam telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang dapat digunakan pengendara.
Salah satunya melalui Plaza Botania menuju SDN 09 Batam Kota. Pengendara juga dapat menggunakan akses melalui Perumahan Villa Pesona Asri.
Pemko Batam meminta pengguna jalan memperhatikan rambu-rambu pengalihan arus dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Pengendara juga diimbau mengatur waktu perjalanan, terutama pada jam sibuk, untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar lokasi pekerjaan.
Penutupan Jalan Tengku Sulung bersifat sementara dan akan berlangsung hingga pekerjaan peningkatan jalan selesai.
Karena itu, pengendara diminta tidak memaksakan diri menerobos ruas yang sedang dikerjakan dan memilih jalur alternatif yang telah disiapkan demi keselamatan sekaligus kelancaran proyek. (*)
Editor : Putut Ariyo