Hari Kedua Pasar Murah, Harga Sembako Dipatok di Tingkat Distributor

Jamaluddin Lobang • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 13:13 WIB
Sejumlah warga membeli kebutuhan pokok di pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kota Batam dilapangan Legenda, Rabu (16/9). Kegiatan tersebut dalam rangka pengendalianinflasi kita batam dan meningkatkn daya beli masyarakat. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Sejumlah warga membeli kebutuhan pokok di pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kota Batam dilapangan Legenda, Rabu (16/9). Kegiatan tersebut dalam rangka pengendalianinflasi kita batam dan meningkatkn daya beli masyarakat. F Cecep Mulyana/Batam Pos

 batampos - Pemerintah Kota Batam kembali menggelar pasar murah, Rabu (16/9). Hari kedua kegiatan berlangsung di Lapangan Bola Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, dan Fasum RW 12 Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa.

Pasar murah tersebut merupakan bagian dari operasi pasar selama tiga hari di enam lokasi. Pemko Batam menggandeng sejumlah distributor untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam Wahyu Daryatin mengatakan, komoditas yang dijual meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, daging sapi, dan daging ayam.

Menurut dia, harga murah diperoleh karena distributor diminta memberikan harga dasar. Biaya transportasi dan operasional yang biasanya masuk dalam harga jual ditekan dalam pelaksanaan pasar murah.

“Kalau biasanya dihitung semua, ada transportasi, ada operasional. Sekarang kita harga dasar saja,” kata Wahyu.

Dengan skema tersebut, harga sejumlah komoditas lebih rendah dibandingkan harga pasar. Daging sapi dijual sekitar Rp90 ribu per kilogram, sementara harga pasar mencapai sekitar Rp120 ribu. Daging ayam dijual Rp35 ribu per kilogram, dibandingkan harga pasar sekitar Rp40 ribu. Sedangkan telur dijual sekitar Rp50 ribu per papan.

Baca Juga: Daging Sapi dan Telur Jadi Buruan Warga di Pasar Murah Batam

Wahyu mengatakan, pasar murah menjadi salah satu langkah pemerintah menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi di Batam.

“Prinsipnya yang kita utamakan kebutuhan-kebutuhan pokok masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian pasar murah dimulai Selasa (15/9) di Kecamatan Bengkong dan Tanjung Uma. Hari kedua digelar di Batam Kota dan Nongsa, sedangkan hari ketiga, Kamis (17/9), dijadwalkan di Kecamatan Sagulung dan Batu Aji.

Sebelumnya, data Disperindag Batam mencatat inflasi Batam pada Agustus 2026 mencapai 4,03 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Sejumlah komoditas pangan masih memberikan tekanan terhadap inflasi, di antaranya daging ayam ras dan telur ayam ras. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
Inflasi Batam harga pangan disperindag batam pasar murah pemko batam