batampos - Kemacetan di sepanjang Jalan Marina City, khususnya dari Simpang Basecamp hingga depan D’Merlion Hotel, semakin dikeluhkan warga. Kondisi jalan yang dinilai tak lagi mampu menampung volume kendaraan diperparah menjamurnya lapak pedagang kaki lima (PKL) serta padatnya aktivitas kendaraan proyek.
Kemacetan semakin terasa dengan hilir mudiknya truk tanah beroda sepuluh yang melintasi kawasan tersebut. Kendaraan proyek bertonase besar itu kerap memadati ruas jalan dan memperlambat laju kendaraan masyarakat. Selain itu, truk kontainer juga turut melintas, terutama saat jam sibuk pagi dan sore hari.
Di sisi lain, lapak PKL yang menjamur di sepanjang tepi jalan ikut mempersempit ruang gerak kendaraan. Aktivitas jual beli di pinggir jalan, ditambah kendaraan yang berhenti untuk berbelanja, membuat arus lalu lintas semakin tersendat.
Warga berharap penataan lapak dilakukan bersamaan dengan upaya pelebaran jalan. Abdi, salah seorang warga Marina, mengatakan kemacetan kini semakin mengganggu aktivitas masyarakat.
Ia berharap pemerintah dan instansi penegak hukum segera turun tangan, terutama untuk menindaklanjuti aktivitas kendaraan proyek yang dinilai memperparah kemacetan sekaligus berdampak terhadap kondisi jalan.
“Harapan kami pemerintah dan instansi penegak hukum terkait segera menanggapi persoalan ini. Kendaraan proyek, terutama truk tanah yang hilir mudik, membuat jalan semakin macet. Aspal jalan juga semakin rusak,” ujar Abdi.
Baca Juga: Kemacetan Marina City Kian Parah, Pengamat Minta Pemko Kembalikan Fungsi Jalan
Menurut warga, pelebaran Jalan Marina City sudah mendesak direalisasikan seiring perkembangan kawasan permukiman dan perdagangan yang terus meningkat. Namun, pelebaran jalan dinilai perlu dibarengi penertiban lapak liar, pengaturan kendaraan berat, serta pengawasan aktivitas proyek agar persoalan kemacetan tidak terus berulang.
Sebelumnya, Kasatpol PP Kota Batam Imam Tohari menyatakan perlunya pelebaran jalan dan penertiban lapak liar yang memanfaatkan ruang milik jalan. Sementara itu, Sekda Kota Batam Firmansyah menyebut penertiban lapak liar merupakan tugas Satpol PP, sedangkan usulan pelebaran jalan akan dikaji bersama Dinas Bina Marga.
Warga kini berharap langkah konkret segera dilakukan, termasuk pengawasan kendaraan proyek dan perbaikan jalan, agar kemacetan di Marina City tidak semakin parah. (*)
Editor : Yofi Yuhendri