Langkah Kita Ajak Warga Batam Rajin Jalan Kaki: Tambah Sehat, Tambah Sahabat

Rengga Yuliandra • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 12:50 WIB
Komunitas Langkah Kita resmi diluncurkan di halaman Masjid Al Ikhlas Shangrila, Sekupang, Minggu (20/9) pagi. Foto: Rengga Yuliandra/Batam Pos
Komunitas Langkah Kita resmi diluncurkan di halaman Masjid Al Ikhlas Shangrila, Sekupang, Minggu (20/9) pagi. Foto: Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Jalan kaki tak membutuhkan peralatan khusus, tetapi bisa menjadi langkah sederhana untuk membangun kebiasaan hidup sehat. Semangat itulah yang dibawa Komunitas Pecinta Jalan Kaki “Langkah Kita” yang resmi diluncurkan di halaman Masjid Al Ikhlas Shangrila, Sekupang, Minggu (20/9) pagi.

Komunitas yang digagas Ustad Yusuf tersebut mengajak masyarakat Batam menjadikan jalan kaki sebagai aktivitas rutin untuk menjaga kebugaran sekaligus memperluas persahabatan. Peluncuran dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dan terbuka bagi masyarakat umum tanpa batasan usia.

Ustad Yusuf mengatakan, Langkah Kita lahir dari kebutuhan sekaligus hobi untuk menjaga kesehatan. Jalan kaki dipilih karena mudah dilakukan siapa saja, tidak membutuhkan peralatan khusus, dan relatif minim risiko.

“Komunitas ini dibentuk bagian dari sebuah kebutuhan sekaligus hobi. Kita perlu tetap menjaga kesehatan. Jalan kaki merupakan olahraga yang minim risiko tetapi banyak memberikan manfaat,” katanya.

Langkah Kita mengusung visi menjadi komunitas yang sehat, bersahabat, dan bermanfaat. Visi tersebut dituangkan dalam tiga tagline, yakni Tambah Sehat, Tambah Sahabat, dan Tebar Manfaat.

Tambah Sehat diwujudkan dengan mendorong anggota membangun kebiasaan aktif melalui jalan kaki. Tambah Sahabat menjadi ruang bagi masyarakat untuk saling mengenal dan memperluas persaudaraan. Sementara Tebar Manfaat menjadi semangat agar komunitas tidak berhenti pada aktivitas olahraga.

“Komunitas ini untuk umum, siapa pun boleh masuk agar persahabatan dan persaudaraan semakin banyak. Ke depan kalau komunitas ini semakin besar dan solid, kita tidak hanya membuat langkah sehat,” ujarnya.

Tak Sekadar Jalan Kaki

Ustad Yusuf mengatakan, Langkah Kita ke depan dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan. Di antaranya Langkah Cerdas berupa seminar dan pelatihan serta Langkah Peduli melalui kegiatan sosial, seperti kerja bakti membersihkan sampah di pantai dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Namun, ia menegaskan prioritas awal komunitas adalah membangun kebiasaan masyarakat untuk gemar berjalan kaki.

“Yang menjadi prioritas hari ini adalah langkah sehat dulu. Yang penting bagaimana kita semua bisa gemar untuk jalan kaki,” katanya.

Pesan serupa disampaikan Tim Ahli BP Batam Raja Muchsin. Di usia 72 tahun, ia mengaku masih rutin berjalan kaki setiap hari. Kebiasaan tersebut dimulainya setelah dokter menyarankan agar ia berhenti bermain badminton ketika berusia sekitar 52 tahun.

“Dulu olahraga saya badminton. Pada umur 52 tahun, teman-teman dokter menyarankan berhenti dan menggantinya dengan jalan santai atau lari. Itu saya lakukan dari umur 53 sampai hari ini,” kata Raja.

Menurut dia, aktivitas jalan kaki tidak harus selalu berpatokan pada jarak. Hal yang lebih penting adalah konsistensi dan membiasakan tubuh untuk tetap bergerak.

“Setiap hari saya sekarang. Kalau tidak kurang dari lima sampai enam kilometer pulang pergi. Penting jalan. Bukan soal kuat, tetapi dibiasakan keluar keringat. Berapa kilometer pun, berhenti, sudah. Sehat kita,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Kepri Wahyu Wahyudin mengajak masyarakat tidak menjadikan kondisi sehat sebagai alasan untuk baru mulai berolahraga.

“Jangan menunggu sehat untuk melangkah, tetapi melangkahlah untuk menjadi sehat,” kata Wahyu.

Ia berharap Langkah Kita dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang mendorong masyarakat lebih aktif berolahraga, meski dimulai dari langkah sederhana.

Ketua Panitia Iswahyudi mengatakan peluncuran tersebut diharapkan menjadi awal gerakan yang terus berjalan dan menginspirasi masyarakat.

“Langkah Kita bisa kita launching dan menjadi langkah inspirasi kita bersama untuk kita tetap melangkah. Jangan berhenti melangkah,” katanya.

Peluncuran turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Kepri Wahyu Wahyudin dan Anggota DPRD Kota Batam Muhammad Mustofa. Pembukaan dilakukan Tim Ahli BP Batam Raja Muchsin.

Bagi Langkah Kita, jalan kaki bukan sekadar aktivitas untuk berkeringat. Dari langkah sederhana tersebut, komunitas ini ingin membangun kebiasaan hidup sehat, memperluas persahabatan, sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat Batam. (*)

Editor : M Tahang
Komunitas Langkah Kita hidup sehat jalan kaki