Jalan Baru Batam Center–Bandara Belum Bernama, LAM Siapkan Usulan

Muhammad Sya'ban • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 15:23 WIB
Jalan baru di kawasan Central Hills, Batam Center, yang menghubungkan Batam Center menuju Bandara Internasional Hang Nadim. Jalan tersebut dibangun menggunakan APBD Kota Batam 2025 dengan anggaran Rp14,65 miliar dan hingga kini belum memiliki nama resmi. F: Cecep Mulyana/Batam Pos
Jalan baru di kawasan Central Hills, Batam Center, yang menghubungkan Batam Center menuju Bandara Internasional Hang Nadim. Jalan tersebut dibangun menggunakan APBD Kota Batam 2025 dengan anggaran Rp14,65 miliar dan hingga kini belum memiliki nama resmi. F: Cecep Mulyana/Batam Pos

 
batampos - Jalan baru yang menghubungkan Batam Center menuju Bandara Internasional Hang Nadim hingga kini belum memiliki nama resmi. Ruas jalan senilai Rp14,65 miliar yang dibangun menggunakan APBD Kota Batam 2025 itu menghubungkan kawasan Botania, Central Hills, hingga Perumahan PLN Batam.

Proyek tersebut dikerjakan PT Barelang Konstruksi dengan pengawasan CV Beringin Dwi Dimensi. Pekerjaan ditargetkan rampung dalam 210 hari, namun berhasil diselesaikan lebih cepat dan diserahterimakan pada akhir November 2025.

Ruas jalan baru itu menjadi akses yang menghubungkan sejumlah kawasan permukiman dan Batam Center dengan arah Bandara Internasional Hang Nadim. Namun, hingga kini akses tersebut belum memiliki identitas berupa nama jalan resmi.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Kota Batam sedang menginventarisasi sejumlah nama jalan yang dapat diusulkan kepada pemerintah.

“Ketua Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepri, Kota Batam sedang menginventarisir sejumlah nama-nama jalan dan meminta kepada kita untuk bersama-sama membahasnya,” kata Amsakar.

Menurut Amsakar, pembahasan tidak hanya menyangkut ruas jalan yang belum memiliki nama. Sejumlah nama jalan atau simpang yang sudah digunakan tetapi dinilai bermasalah juga akan dikaji kembali.

Baca Juga: Hujan Deras, Sejumlah Wilayah Batam Kebanjiran

Ia memilih tidak menyebut nama simpang tersebut karena masih dalam proses pembahasan.

“Antara lain ada satu simpang yang tak usah saya sebut, nanti jadi masalah pula. Itu sangat tidak etis, sangat tidak mulia kalau itu disebut,” ujarnya.

Selain simpang tersebut, terdapat satu nama simpang lain yang juga diminta LAM untuk dikoreksi. Amsakar mengatakan kedua persoalan itu akan dibahas bersamaan dengan penamaan jalan yang belum memiliki nama resmi.

“Jadi jalan yang belum ada namanya plus nama yang bermasalah dalam tanda petik, ini nanti satu kesatuan waktu kita bahas,” kata Amsakar.

Penamaan ruas jalan diperlukan untuk memberikan identitas resmi bagi akses baru tersebut, termasuk dalam administrasi pemerintahan, navigasi, serta pelayanan publik.

Pemko Batam selanjutnya akan membahas sejumlah usulan nama bersama LAM sebelum menetapkan nama resmi ruas jalan tersebut. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
Jalan Baru amsakar achmad bandara hang nadim pemko batam LAM Kepri