batampos - Suasana Kompleks Bumi Indah, Lubuk Baja, Batam, berubah menjadi kawasan kuliner dan hiburan rakyat sejak Kamis (24/9). Lebih dari 40 stan UMKM ikut meramaikan rangkaian Pawai Khitong dan Budaya Nusantara Batam-Kepri 2026.
Beragam makanan dan minuman dijajakan hingga puncak kegiatan pada Minggu (27/9). Sekretaris Pelaksana Pawai Khitong 2026, Edy, mengatakan jumlah bazar tahun ini lebih besar dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
“Ini tahun pertama kita membuat bazar sebanyak begini. Sebelumnya ada bazar, namun hanya sedikit,” kata Edy.
Selain Pawai Khitong, panitia menghadirkan berbagai kesenian dan budaya dari sejumlah daerah, mulai Jawa Timur, Jawa Tengah, Melayu, Kalimantan hingga Nusa Tenggara.
“Bukan hanya budaya-budaya Tionghoa saja, namun kita melibatkan semua budaya yang ada di Indonesia menjadi satu dalam kegiatan Pawai Khitong dan budaya kita ini,” ujarnya.
Baca Juga: Mobil Terseret Banjir, Pemko Batam Siapkan Sistem Pengendali Air di Bengkong
Kepala Disbudpar Kota Batam Ardiwinata mengatakan perpaduan atraksi budaya dan bazar UMKM dapat mendukung sektor kebudayaan sekaligus pariwisata.
“Majelis Agama Buddha Tridharma Indonesia melaksanakan satu event yang kalau dihubungkan dengan kebudayaan dan pariwisata sangat cocok sekali,” katanya.
Puncak kegiatan berlangsung Minggu siang hingga malam. Panitia menyiapkan pertunjukan berbagai kesenian Indonesia yang ditutup dengan pesta kembang api. Kegiatan ini diharapkan berkembang menjadi agenda berskala nasional dengan melibatkan UMKM dan komunitas budaya. (*)
Editor : Yofi Yuhendri