200 Peserta Bahas Safety Riding Honda di Batam, Blind Spot Jadi Sorotan

Putut Ariyo • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 13:31 WIB
200 peserta mengikuti Seminar Safety Riding Honda bertema “Secangkir Kopi Sejuta Impian” di Batam Tourism Polytechnic, Jumat (25/9/2026). Seminar membahas keselamatan berkendara, kepatuhan berlalu lintas, hingga risiko kecelakaan bagi masyarakat usia produktif.
200 peserta mengikuti Seminar Safety Riding Honda bertema “Secangkir Kopi Sejuta Impian” di Batam Tourism Polytechnic, Jumat (25/9/2026). Seminar membahas keselamatan berkendara, kepatuhan berlalu lintas, hingga risiko kecelakaan bagi masyarakat usia produktif.

batampos – Sebanyak 200 peserta mengikuti Seminar Safety Riding Honda bertema “Secangkir Kopi Sejuta Impian” di Batam Tourism Polytechnic, Jumat (25/9/2026). Dikemas dalam format talk show, kegiatan tersebut membahas keselamatan berkendara, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, hingga risiko kecelakaan bagi masyarakat usia produktif.

Seminar digelar PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau bersama Batam Tourism Polytechnic, Ditlantas Polda Kepri, dan Jasa Raharja.

Talk show menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Syaiful selaku Regional Head, Ipda Lady Natalia PS selaku Kanit 3 Subditkamsel Polda Kepri, Muhammad Riswanda Raisha Agnie selaku Mobile Service Officer Jasa Raharja, serta praktisi kopi Taufik Bachrul Lubis.

Keselamatan Berkendara Berkaitan dengan Produktivitas

Muhammad Riswanda Raisha Agnie mengaitkan keselamatan berlalu lintas dengan dampak kecelakaan terhadap masyarakat, khususnya mereka yang berada pada usia produktif.

Kecelakaan lalu lintas tidak hanya berdampak terhadap keselamatan di jalan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas seseorang. Dampaknya dapat dirasakan dalam pendidikan, pekerjaan, aktivitas sehari-hari hingga rencana seseorang dalam membangun masa depan.

Karena itu, keselamatan berkendara menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko yang dapat menghambat aktivitas dan produktivitas masyarakat.

Syaiful mengatakan edukasi keselamatan perlu dibangun melalui kebiasaan sehari-hari, terutama di kalangan generasi muda yang memiliki mobilitas tinggi.

“Melalui seminar ini, kami ingin mengajak generasi muda melihat keselamatan berkendara sebagai bagian dari perjalanan mereka dalam mencapai cita-cita. Bagi Honda, edukasi keselamatan bukan hanya tentang bagaimana menggunakan sepeda motor dengan benar, tetapi juga membangun kesadaran untuk menghargai kehidupan dan pengguna jalan lainnya,” ujar Syaiful.

Peserta Bahas Jarak Aman dan Blind Spot

Interaksi peserta menjadi salah satu bagian utama dalam format talk show. Sejumlah pertanyaan yang muncul berkaitan dengan kondisi yang sering dihadapi pengendara dalam aktivitas sehari-hari, termasuk menjaga jarak aman dan mengantisipasi blind spot.

Jarak aman memberikan ruang dan waktu bagi pengendara untuk merespons ketika kendaraan di depan mengurangi kecepatan atau berhenti secara tiba-tiba.

Sementara blind spot merupakan area di sekitar kendaraan yang tidak sepenuhnya dapat terlihat oleh pengendara, baik melalui pandangan langsung maupun kaca spion.

Karena itu, pengendara perlu memastikan kondisi sekitar sebelum berpindah lajur atau melakukan manuver. Pemahaman terhadap posisi kendaraan lain dapat membantu pengendara mengambil keputusan dengan lebih aman.

Ipda Lady Natalia PS, Kanit 3 Subditkamsel Polda Kepri, turut membahas pentingnya ketaatan terhadap aturan lalu lintas dalam mendukung keselamatan pengguna jalan.

Kepatuhan berlalu lintas tidak hanya berkaitan dengan rambu dan marka jalan, tetapi juga perilaku pengendara ketika menghadapi kondisi lalu lintas. Pengendara perlu mempertimbangkan situasi sekitar sebelum mengambil keputusan untuk mengurangi risiko terhadap diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Format talk show membuat diskusi berlangsung dua arah. Peserta dapat menyampaikan pertanyaan sekaligus berbagi pengalaman mengenai kondisi lalu lintas yang mereka temui sehari-hari.

Tema Kopi dan Perjalanan Mengejar Impian

Praktisi kopi Taufik Bachrul Lubis menghadirkan perspektif berbeda melalui tema “Secangkir Kopi Sejuta Impian”.

Pembahasan mengenai kopi dikaitkan dengan ruang untuk berbincang, bertukar cerita, dan membangun gagasan. Dari tema tersebut, diskusi kemudian diarahkan pada perjalanan seseorang dalam menjalani proses dan mengejar cita-cita.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian talk show yang menghubungkan perjalanan, proses, dan pentingnya menjaga keselamatan selama menjalani aktivitas sehari-hari.

Pesan keselamatan berkendara juga diperkuat melalui kampanye Honda “Cari Aman”, yang mengajak masyarakat membangun kebiasaan berkendara dengan mengutamakan keselamatan.

Edukasi Melibatkan Lintas Stakeholder

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari edukasi keselamatan berkendara yang dilakukan Main Dealer Capella Honda Kepri bersama mitra dan pemangku kepentingan.

Keterlibatan berbagai pihak membuat pembahasan keselamatan berkendara mencakup sejumlah perspektif, mulai dari kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, risiko kecelakaan, hingga kebiasaan pengendara ketika menghadapi berbagai situasi di jalan.

Melalui edukasi yang dikemas dalam diskusi interaktif, peserta diharapkan tidak hanya memahami aspek teknis berkendara, tetapi juga membangun kesadaran untuk menjadikan keselamatan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. (*)

Editor : Putut Ariyo
Capella Honda Safety Riding Keselamatan Berkendara batam honda