batampos - Pengguna Jalan Tengku Sulung, Batam, tak perlu lagi memutar melalui jalur alternatif. Ruas jalan yang tengah dilebarkan Pemerintah Kota Batam dijadwalkan kembali dibuka untuk kendaraan mulai Senin (28/9/2026).
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam Metra Dinata mengatakan, pekerjaan pada bagian ruas yang sebelumnya ditutup telah memungkinkan jalan kembali dilalui. Meski demikian, pelebaran secara keseluruhan masih berlangsung secara bertahap.
“Insya Allah hari Senin besok sudah mulai kembali dibuka dan sudah bisa dilalui,” kata Metra, Minggu (27/9/2026).
Ruas jalan yang dikerjakan memiliki panjang sekitar 2,2 kilometer. Proyek tersebut menggunakan anggaran APBD Kota Batam sebesar Rp14,6 miliar dan dikerjakan PT Medani Tractorindo Perkasa. Pekerjaan ditargetkan rampung pada akhir 2026 atau triwulan IV.
Selama pekerjaan berlangsung, pengguna jalan sebelumnya dialihkan ke jalur alternatif. Penutupan dan pengalihan arus mulai diberlakukan pada Kamis (10/9).
Baca Juga: 2 Pengendara Motor Nekad Menerobos Jalan Tengku Sulung yang Ditutup sebab Diperbaiki
Penutupan jalan tersebut sempat dikeluhkan sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi. Beberapa pedagang, seperti penjual sate dan ayam penyet, mengaku kesulitan berjualan karena akses menuju lokasi usaha terdampak pekerjaan.
“Kemarin memang ada keluhan pedagang. Dan sekarang pekerjaan sudah selesai dan sudah bisa dilalui,” ujar Metra.
Meski sudah dapat dilalui kendaraan, Metra menegaskan proyek pelebaran belum sepenuhnya selesai. Pekerjaan masih dilakukan pada bagian lain sesuai tahapan proyek.
“Pekerjaan masih bertahap. Kalau untuk dilalui, sudah bisa dilalui,” katanya.
Pelebaran Jalan Tengku Sulung mencakup ruas yang menghubungkan Simpang Cikitsu atau Simpang Dotamana hingga Bundaran SMA Negeri 3 Batam. Jalan tersebut diperlebar menjadi dua lajur.
Pemerintah Kota Batam berharap pelebaran ruas tersebut dapat memperlancar arus kendaraan, terutama di kawasan dengan pertumbuhan lalu lintas yang cukup tinggi. Infrastruktur ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah di Batam. (*)
Editor : Yofi Yuhendri