Dinkes Imbau Warga Waspadai Risiko ISPA

Antara • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 11:11 WIB
Kabut asap terpantau menyelimuti kawasan Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepri, Selasa (29/9/2026). ANTARA/Ogen
Kabut asap terpantau menyelimuti kawasan Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepri, Selasa (29/9/2026). ANTARA/Ogen

batampos - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap yang memengaruhi kualitas udara di sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.

Plt Kepala Dinkes Kepri Mohammad Bisri mengatakan masyarakat perlu memperhatikan kondisi kualitas udara, terutama di Tanjungpinang, Bintan, Lingga, dan Batam.

"Waspadai kondisi kualitas udara saat ini, terutama di wilayah Tanjungpinang, Bintan, Lingga, dan Batam," kata Bisri di Tanjungpinang, Senin.

Dinkes Kepri mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak dan lanjut usia.

Masyarakat juga diminta menggunakan masker ketika bepergian atau melakukan aktivitas di luar rumah untuk mengurangi paparan polusi udara akibat kabut asap.

"Kabut asap dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, salah satunya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), termasuk penyakit influenza yang belakangan ini marak terjadi di Kepri," ujar Bisri.

Kasus ISPA Kepri Capai 3.000-an

Bisri mengatakan Dinkes Kepri bersama dinas kesehatan kabupaten/kota telah menyiapkan pelayanan kesehatan di puskesmas hingga rumah sakit untuk mengantisipasi peningkatan kasus ISPA.

Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi terhadap dampak kabut asap yang terjadi di tengah musim kemarau panjang.

Sepanjang September 2026, jumlah kasus ISPA di Kepri tercatat mencapai sekitar 3.000 kasus.

"Kami juga sudah mendistribusikan masker ke puskesmas-puskesmas untuk dibagikan kepada masyarakat, supaya tidak terpapar kabut asap," kata Bisri.

BMKG Catat Kabut Asap Sejak Sabtu

Sementara itu, Stasiun BMKG Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang mencatat kabut asap kembali menyelimuti wilayah Kepri sejak Sabtu (26/9) dan masih terpantau hingga Senin (28/9).

Meskipun sejumlah wilayah sempat diguyur hujan, kabut asap masih terlihat di beberapa daerah, terutama Tanjungpinang dan Bintan.

BMKG memperkirakan kabut asap tersebut berasal dari luar wilayah Kepri yang terbawa pergerakan angin. Kondisi tersebut kemudian memengaruhi kualitas udara dan dapat mengganggu jarak pandang.

Prakirawan BMKG Tanjungpinang Rizqi mengingatkan masyarakat memperhatikan perubahan cuaca yang dapat berlangsung cepat, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dan wilayah perairan.

"Perhatikan perubahan cuaca yang dapat terjadi dengan cepat, khususnya ketika beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah perairan," kata Rizqi. (*)

Editor : Putut Ariyo
Dinkes Kepri kualitas udara kabut asap Kepri BMKG Tanjungpinang ispa