Jalan Gajah Mada Batam Bergerak, BP Batam Siapkan Sheet Pile

Putut Ariyo • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:13 WIB
Salah satu proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh BP Batam yakni pembangunan dan pelebaran Jalan Gajah Mada di dekat Flyover Laluan Madani, Batam Center. Foto-foto: Humas BP Batam untuk Batam Pos
Salah satu proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh BP Batam yakni pembangunan dan pelebaran Jalan Gajah Mada di dekat Flyover Laluan Madani, Batam Center. Foto-foto: Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam menyiapkan penguatan struktur Jalan Gajah Mada, khususnya di kawasan tanjakan Hotel Vista, setelah ditemukan pergerakan tanah di bawah permukaan jalan.

Penanganan dilakukan berdasarkan hasil kajian teknis dan pemantauan kondisi tanah di lokasi. BP Batam menyebut persoalan tersebut telah ditangani secara bertahap selama sekitar satu tahun terakhir.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait mengatakan, badan jalan sebelumnya telah diperbaiki sebanyak dua kali. Namun, perubahan struktur kembali terjadi karena pergerakan tanah masih berlangsung.

"Persoalannya bukan hanya pada badan jalan. Dari hasil kajian, terdapat pergerakan tanah di bawah permukaan sehingga penanganannya juga harus dilakukan terhadap struktur tanahnya," ujar Ariastuty.

Pergerakan Tanah Terdeteksi hingga 8 Meter

BP Batam bersama konsultan melakukan serangkaian kajian teknis untuk mengetahui penyebab dan pola pergerakan tanah di Jalan Gajah Mada.

Pemeriksaan dilakukan secara bertahap, termasuk melalui pengukuran kondisi tanah. Dari hasil kajian tersebut, terindikasi adanya pergerakan tanah atau sliding pada kedalaman sekitar 8 meter.

BP Batam kemudian melakukan pemantauan melalui sekitar 50 titik untuk melihat perkembangan pergerakan tanah di kawasan tersebut.

Hasil pemantauan menunjukkan adanya pergerakan dengan besaran berbeda pada sejumlah titik, mulai dari beberapa milimeter hingga belasan sentimeter.

"Pemantauan di 50 titik ini penting untuk melihat bagaimana pola pergerakannya. Karena setiap titik menunjukkan pergerakan yang berbeda, kita perlu memastikan penanganan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kondisi tanah di lapangan," kata Ariastuty.

Secara teknis, salah satu faktor yang dikaji berkaitan dengan kondisi lapisan tanah lunak serta perubahan beban dan kandungan air. Namun, penyebab dan desain penanganan masih mengacu pada hasil kajian teknis konsultan yang perlu difinalisasi.

BP Batam Pertimbangkan Pemasangan Sheet Pile

BP Batam sebelumnya telah melakukan sejumlah langkah untuk mengurangi dampak pergerakan tanah. Selain memperbaiki jalan, pengaturan aliran air di sekitar lokasi juga sempat dilakukan untuk mengurangi beban air.

Namun, langkah tersebut belum sepenuhnya menghentikan pergerakan tanah.

Berdasarkan kajian teknis, salah satu opsi penanganan yang tengah dipertimbangkan adalah pemasangan sheet pile secara rapat untuk menahan pergerakan tanah.

Pemasangan struktur tersebut perlu dilakukan sebelum perbaikan badan jalan. Dengan demikian, jalan yang dibangun kembali berada di atas kondisi tanah yang lebih stabil.

"Prinsipnya, pergerakan tanah harus kita stabilkan terlebih dahulu. Setelah itu baru dilakukan pekerjaan pada badan jalan. Jadi, kita tidak hanya menangani dampak di permukaan, tetapi juga memperkuat struktur yang menahan pergerakan tanah," jelasnya.

Sebelumnya, penanganan dengan sistem piling juga telah dilakukan. Namun, berdasarkan evaluasi teknis, jarak antarpancang masih memungkinkan tanah dan air bergerak melalui celah.

Karena itu, BP Batam masih mengkaji sistem penguatan yang dinilai sesuai dengan kondisi tanah di lokasi.

Perhitungan Anggaran Disiapkan

BP Batam saat ini menyiapkan langkah lanjutan berdasarkan hasil kajian teknis. Perhitungan kebutuhan pekerjaan dan biaya menjadi bagian penting sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.

BP Batam juga mengkaji langkah awal berupa pengurangan beban tanah di sekitar lokasi. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi tekanan pada bidang tanah yang mengalami pergerakan sembari menunggu pelaksanaan penguatan struktur.

Untuk pekerjaan utama, terutama pemasangan sheet pile dan perbaikan jalan, diperlukan proses administrasi, penganggaran, serta pengadaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ariastuty memastikan BP Batam terus mendorong penyelesaian persoalan Jalan Gajah Mada dengan mempertimbangkan aspek teknis dan administrasi.

"Kami memahami kondisi Jalan Gajah Mada ini menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara tepat berdasarkan kajian. Targetnya bukan sekadar memperbaiki jalan, tetapi memastikan kondisi tanah yang menjadi dasar jalan juga ditangani," pungkas Ariastuty. (*)

Editor : Putut Ariyo
Jalan Gajah Mada Pergerakan Tanah bp batam batam infrastruktur