Media Sosial Ramai Tudingan Pungli Lapas Perempuan Batam

Eusebius Sara • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 14:17 WIB
Lapas Perempuan Kelas IIB Batam. F.Istimewa
Lapas Perempuan Kelas IIB Batam. F.Istimewa

 
batampos -  Dugaan pungutan liar (pungli) kembali mencuat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Batam. Tudingan tersebut beredar melalui media sosial dan menyebut adanya oknum petinggi lapas yang diduga meminta sejumlah uang kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Dugaan itu muncul setelah akun Instagram @hendriyargh_ mengunggah foto seorang perempuan yang disebut sebagai Kepala Lapas Perempuan Batam. Unggahan tersebut disertai pernyataan yang meminta pihak lapas mengembalikan uang yang disebut telah dipungut dari warga binaan.

“Surat terbuka untuk lapas perempuan Kota Batam kalau dalam 1x24 jam kalian tidak mengembalikan uang-uang yang kalian palak dari warga binaan,” demikian bagian caption dalam unggahan tersebut.

Pemilik akun juga menyatakan akan membongkar persoalan yang disebut terjadi di dalam lapas.

Namun, unggahan tersebut tidak menjelaskan secara rinci bentuk pungutan yang dimaksud, nominal uang, maupun warga binaan yang disebut menjadi korban. Belum diketahui pula secara pasti pihak yang diduga melakukan pungutan sebagaimana tudingan yang beredar di media sosial.

Baca Juga: WBP Lapas Perempuan Batam Keluhkan Tarif Wartel hingga Layanan Kunjungan

Untuk memastikan informasi tersebut, wartawan Batam Pos mendatangi Lapas Perempuan Kelas IIB Batam di kawasan Baloi, Batam, Kamis (1/10). Kedatangan tersebut untuk meminta penjelasan langsung dari pihak lapas terkait dugaan pungli tersebut.

Namun, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Batam Nurul Kiptiyah belum dapat ditemui. Petugas di pintu masuk lapas menyebut Nurul sedang menuju Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau.

“Ibu sudah di Punggur, mau ke Kanwil. Nanti ya,” ujar petugas di gerbang masuk Lapas Perempuan Kelas IIB Batam saat dikonfirmasi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan dari Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Batam terkait tudingan pungutan terhadap warga binaan tersebut. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
Lapas Perempuan Batam WBP Baloi warga binaan dugaan pungli