batampos - Kualitas udara Kota Batam memburuk pada Jumat (2/10). Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 103 pada pukul 12.00 WIB sehingga kualitas udara masuk kategori tidak sehat.
Data konsentrasi udara dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam menunjukkan ISPU sejak dini hari berada pada kategori sedang. Pada pukul 00.00 WIB, indeks berada di angka 68, kemudian turun menjadi 66 pada pukul 01.00 dan 02.00 WIB.
Setelah itu, indeks perlahan meningkat. ISPU tercatat 67 pada pukul 03.00 WIB, naik menjadi 72 pukul 04.00 WIB, 75 pukul 05.00 WIB, 76 pukul 06.00 WIB, dan 78 pukul 07.00 WIB.
Memasuki pagi hingga menjelang siang, kualitas udara kembali memburuk. ISPU mencapai 83 pada pukul 08.00 WIB, turun menjadi 75 pukul 09.00 WIB, kemudian naik lagi menjadi 83 pukul 10.00 WIB dan 89 pukul 11.00 WIB.
Satu jam kemudian, indeks menembus angka 100. Pada pukul 12.00 WIB, ISPU tercatat 103 dan masuk kategori tidak sehat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Batam, Melda Sari, mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.
Baca Juga: Kabut Asap Selimuti Batam
Imbauan terutama ditujukan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan. Warga juga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi paparan polutan udara.
“Kami mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah dan mengurangi aktivitas di luar jika tidak diperlukan,” kata Melda.
Berdasarkan kategori ISPU, nilai 0–50 berada dalam kategori baik, 51–100 sedang, 101–200 tidak sehat, 201–300 sangat tidak sehat, dan lebih dari 300 berbahaya.
Melda juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan selama kualitas udara memburuk.
“Kalau memang ada keluhan seperti batuk, sesak napas atau lainnya, segera berobat ke fasilitas kesehatan,” kata Melda. (*)
Editor : Yofi Yuhendri