batampos - Polda Kepulauan Riau menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam, yang terdampak gangguan pasokan air. Sebanyak sembilan tangki disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga selama proses perbaikan jaringan berlangsung.
Bantuan tersebut disalurkan setelah warga menyampaikan aspirasi terkait terganggunya aliran air ke permukiman mereka pada Senin (5/10). Polda Kepri bersama Polresta Barelang dan Polsek Nongsa kemudian berkoordinasi dengan pengelola air bersih untuk menangani persoalan tersebut.
Dari sembilan tangki yang disiapkan, tujuh berasal dari pengelola air bersih dan dua lainnya dari Direktorat Samapta Polda Kepri. Distribusi air kloter kedua kemudian dilakukan ke sejumlah permukiman warga yang terdampak.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei mengatakan, kepolisian terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penanganan gangguan pasokan air.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan perbaikan koneksi dapat diselesaikan sesuai target,” kata Nona, Selasa (6/10).
Baca Juga: BP Batam Alirkan Air dari Embung Kebun Raya Nongsa ke Waduk Nongsa
Berdasarkan hasil koordinasi, perbaikan koneksi jaringan ditargetkan selesai Selasa (6/10). Dengan demikian, pasokan air diharapkan kembali mengalir ke rumah-rumah warga.
Nona mengatakan, saat warga menyampaikan aspirasi, personel Polsek Nongsa turut melakukan pengamanan dan pendekatan persuasif. Kegiatan tersebut berlangsung aman dan kondusif.
“Di tengah penyampaian aspirasi warga, personel Polsek Nongsa melakukan pengamanan dan pendekatan persuasif. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif,” ujarnya.
Sebelumnya, gangguan pasokan air menjadi keluhan warga Sambau. Terhentinya aliran membuat sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Bantuan tangki air diberikan sebagai langkah sementara sembari menunggu perbaikan jaringan selesai dan pasokan kembali normal. (*)
Editor : Yofi Yuhendri