PM2.5 Terus Naik, BMKG Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar

Abdul Azis Maulana • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 14:14 WIB

 

Kabut asap kiriman dari luar Batam masih  menyelimuti kota Batam, Senin (5/10). Kondisi ini membuat udara menjadi kurang sehat.  F Cecep Mulyana/Batam Pos.
Kabut asap kiriman dari luar Batam masih menyelimuti kota Batam, Senin (5/10). Kondisi ini membuat udara menjadi kurang sehat. F Cecep Mulyana/Batam Pos.

batampos - Kualitas udara di Batam berada pada kategori tidak sehat, Selasa (6/10). Konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 mencapai 86,8 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 09.00 WIB.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam Ramlan mengingatkan masyarakat mewaspadai sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kepulauan Riau.

“Data pembaruan kualitas udara BMKG menunjukkan konsentrasi PM2.5 cenderung meningkat sejak dini hari,” ujarnya, Selasa (6/10).

Pada pukul 00.00 WIB, konsentrasi PM2.5 tercatat sekitar 59 µg/m³. Angka tersebut kemudian berada pada kisaran 54–64 µg/m³ hingga pukul 06.00 WIB.

Baca Juga:  AQI Batam Tembus 95, BMKG Waspadai Sebaran Kabut Asap

Konsentrasi kembali meningkat pada pagi hari. Sekitar pukul 07.00 WIB, PM2.5 tercatat 58 µg/m³, kemudian naik menjadi sekitar 75 µg/m³ pada pukul 08.00 WIB. Satu jam berikutnya, angkanya mencapai 86,8 µg/m³.

“BMKG mengimbau warga membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker saat berada di luar,” kata Ramlan.

Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi kesehatan dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan pernapasan. Warga dianjurkan mengonsumsi air yang cukup serta menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah dehidrasi.

Kondisi udara yang dipengaruhi asap juga berpotensi mengurangi jarak pandang. Karena itu, BMKG meminta pengendara meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan untuk mengantisipasi risiko kecelakaan.

“BMKG meminta masyarakat terus memantau perkembangan kualitas udara dan cuaca melalui kanal resmi lembaga tersebut,” tutupnya. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
kualitas udara PM2.5 bmkg karhutla kabut asap