batampos - Kualitas udara di Kota Batam memburuk pada Kamis (8/10). Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang sempat turun ke kategori sedang pada pagi hari kembali melonjak hingga mencapai 197 pada pukul 14.00 WIB.
Data pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam menunjukkan, ISPU pada pukul 00.00 WIB berada di angka 112 atau kategori tidak sehat. Angka tersebut kemudian turun hingga 77 pada pukul 05.00 WIB dan masuk kategori sedang.
Namun, memasuki pagi hingga siang hari, indeks kembali meningkat. Pada pukul 10.00 WIB, ISPU tercatat 95. Satu jam kemudian naik menjadi 108, lalu 133 pada pukul 12.00 WIB.
Kenaikan semakin signifikan pada siang hari. ISPU mencapai 175 pada pukul 13.00 WIB dan kembali naik menjadi 197 pada pukul 14.00 WIB.
Kepala Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup DLH Kota Batam, IP, mengatakan peningkatan tersebut menjadi perhatian karena angka ISPU sudah mendekati batas atas kategori tidak sehat.
“Data pemantauan menunjukkan adanya peningkatan indeks kualitas udara pada siang hari. Pukul 14.00 WIB tercatat 197 dan masuk kategori tidak sehat,” kata IP.
Berdasarkan klasifikasi ISPU, angka 0–50 masuk kategori baik atau sehat, 51–100 kategori sedang, 101–200 tidak sehat, 201–300 sangat tidak sehat, sedangkan di atas 300 masuk kategori berbahaya.
Baca Juga: ISPA Masih Mengintai, 412 Kasus Tercatat di Batam
IP mengatakan pemantauan kualitas udara terus dilakukan untuk melihat perkembangan kondisi dari waktu ke waktu. Data konsentrasi kualitas udara yang digunakan dalam pemantauan bersumber dari BMKG Hang Nadim Kota Batam.
Masyarakat diimbau memperhatikan kondisi kualitas udara, terutama ketika indeks berada pada kategori tidak sehat. Kelompok masyarakat yang sensitif terhadap pencemaran udara diminta lebih berhati-hati dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.
DLH Batam juga terus memperbarui data ISPU secara berkala melalui sistem pemantauan kualitas udara. Masyarakat dapat memantau perkembangan kualitas udara Kota Batam melalui situs Sistem Informasi Lingkungan Hidup (SILH) DLH Batam. (*)
Editor : Yofi Yuhendri