Listrik Batam Kembali Normal, PLN Siapkan Kompensasi Pelanggan

Putut Ariyo • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:16 WIB
ilustrasi
ilustrasi

batampos — PT PLN Batam menyatakan pasokan listrik kepada seluruh pelanggan terdampak di Kota Batam telah kembali normal setelah gangguan sistem kelistrikan menyebabkan pemadaman meluas pada Senin (12/10) pukul 06.37 WIB.

Pemulihan dilakukan secara bertahap oleh tim teknis dan operasional PLN Batam. Berdasarkan keterangan perusahaan, seluruh gardu induk dan jaringan transmisi yang terdampak telah dinormalkan, disusul pemulihan jaringan distribusi hingga listrik kembali menyala di wilayah terdampak.

Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan. Kejadian tersebut diduga menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan dan berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah.

Namun, penyebab pasti gangguan masih ditelusuri oleh tim teknis bersama pihak berwenang.

Proses pemulihan menunjukkan perkembangan signifikan sejak Senin malam. PLN Batam melakukan serangkaian tahapan teknis, mulai dari pemeriksaan dan penormalan pembangkit, sinkronisasi unit, hingga pemulihan jaringan transmisi dan distribusi.

Seluruh proses dilakukan dengan mengutamakan keselamatan, kestabilan, dan keandalan sistem kelistrikan.

PLN Batam Siapkan Kompensasi Pelanggan

Meski pasokan listrik telah kembali normal, PLN Batam tetap menyiagakan petugas teknis dan operasional untuk memantau kondisi sistem serta menjaga keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

Perusahaan juga menyatakan akan memenuhi hak pelanggan atas mutu pelayanan. Apabila gangguan melampaui standar Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) atau Service Level Agreement (SLA) yang diperjanjikan, pelanggan akan mendapatkan kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi pelanggan reguler, kompensasi diberikan sebesar 10 persen dari biaya beban bulanan. Ketentuan ini mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017.

Sementara itu, pelanggan layanan keandalan berhak memperoleh kompensasi sebesar 15 hingga 25 persen dari Rupiah Pemakaian Tenaga Listrik (RPTL), bergantung pada jenis layanan keandalan yang diperjanjikan.

PLN Batam menyebut kompensasi akan diberikan secara otomatis melalui tagihan listrik berikutnya. Dengan demikian, pelanggan tidak perlu mengajukan klaim secara mandiri.

PLN Batam Minta Maaf atas Pemadaman

PLN Batam menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan pasokan listrik tersebut.

Perusahaan juga mengapresiasi kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

PLN Batam memastikan pemantauan sistem tetap dilakukan setelah pasokan kembali normal untuk menjaga kestabilan dan keandalan listrik di Kota Batam. (*)

Editor : Putut Ariyo
listrik Batam pemadaman listrik Batam kompensasi listrik Gardu Induk Sungai Harapan PLN Batam