Udara Batam Sangat Tidak Sehat, 327 Kasus ISPA Dilaporkan dalam Sehari

Jamaluddin Lobang • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:47 WIB
Kabut asap kiriman semakin hari semakin tebal dan belum ada perubahan, Selasa (13/10). Kondisi ini membuat kualitas udah terus semakin tidak sehat. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Kabut asap kiriman semakin hari semakin tebal dan belum ada perubahan, Selasa (13/10). Kondisi ini membuat kualitas udah terus semakin tidak sehat. F Cecep Mulyana/Batam Pos

 
batampos - Kualitas udara di Kota Batam yang masuk kategori sangat tidak sehat menimbulkan kekhawatiran terhadap risiko gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, laporan kasus ISPA dari sejumlah puskesmas mencapai 327 kasus pada 10 Oktober 2026.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Batam, Melda Sari, mengatakan angka tersebut merupakan jumlah kasus yang dilaporkan sejumlah puskesmas di Batam.

“Untuk tanggal 10 Oktober dari sejumlah puskesmas di Batam tercatat ada 327 kasus ISPA,” ujar Melda, Minggu (11/10).

Berdasarkan kelompok usia, warga berusia 19–59 tahun menjadi kelompok dengan jumlah kasus terbanyak, yakni 145 kasus atau sekitar 44,3 persen dari total laporan.

Sementara itu, kelompok usia 5–9 tahun dan 10–18 tahun masing-masing mencatat 55 kasus. Balita berusia di bawah lima tahun tercatat sebanyak 50 kasus, sedangkan kelompok lanjut usia di atas 60 tahun mencatat 22 kasus.

Data harian menunjukkan jumlah kasus ISPA di Batam berfluktuasi sepanjang Oktober 2026. Pada 1 Oktober tercatat 480 kasus, kemudian turun menjadi 345 kasus pada 2 Oktober dan 339 kasus pada 3 Oktober.

Baca Juga: ISPU Batam Tembus 258, Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Pada 5 Oktober, jumlah kasus kembali meningkat menjadi 473 kasus. Selanjutnya, tercatat 438 kasus pada 6 Oktober dan 412 kasus pada 7 Oktober. Angka tersebut kembali naik menjadi 419 kasus pada 8 Oktober, sebelum turun menjadi 318 kasus pada 9 Oktober.

Pada 10 Oktober, jumlah kasus meningkat menjadi 327 kasus atau bertambah sembilan kasus dibandingkan sehari sebelumnya.

Di tengah memburuknya kualitas udara, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika konsentrasi polutan meningkat.

Melda menyarankan masyarakat menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah sebagai salah satu langkah perlindungan terhadap paparan polusi udara.

“Kami mengimbau jika harus beraktivitas di luar, penggunaan masker dapat menjadi salah satu langkah perlindungan,” tambahnya.

Masyarakat juga disarankan menjaga asupan cairan dan pola makan. Apabila mengalami gejala gangguan pernapasan, warga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
Dinas Kesehatan Batam ISPA Batam Kualitas Udara Batam polusi udara kabut asap