batampos - Kemacetan di Jalan Letjen Suprapto, khususnya kawasan Bukit Daeng, masih menjadi persoalan bagi pengguna jalan di Batam. Ruas ini kerap padat pada pagi dan sore hari, seiring aktivitas pekerja yang berangkat dan pulang dari kawasan industri.
Namun, Badan Pengusahaan (BP) Batam belum menganggarkan pelebaran jalan tersebut pada 2026. Sebagai langkah terdekat, BP Batam menyiapkan pekerjaan preservasi berupa pelapisan ulang aspal atau overlay sepanjang sekitar tujuh kilometer.
“Rencana terdekat di akhir tahun ini akan dilakukan preservasi jalan, yaitu overlay aspal. Buat pelebaran belum masuk anggaran tahun ini,” kata Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, kepada Batam Pos, Kamis (15/10) sore.
Ariastuty menjelaskan, pekerjaan tersebut direncanakan berlangsung mulai pertengahan November hingga akhir Desember 2026.
Ruas yang akan ditangani membentang dari sekitar simpang tiga Bundaran Trans Barelang menuju Rumah Susun Muka Kuning. Pekerjaan itu tersambung dengan proyek jalan di depan Batamindo yang sedang berlangsung, kemudian berlanjut dari simpang tiga Batamindo hingga Simpang K Square.
“Pelaksanaannya sekitar pertengahan November sampai dengan akhir Desember (2026 ini),” ujarnya.
Total panjang pekerjaan overlay diperkirakan mencapai tujuh kilometer. Namun, pada ruas dari simpang Batamindo menuju K Square, pelapisan ulang hanya dilakukan di sisi kiri jalan dari arah Panbil menuju K Square, yakni pada dua lajur tengah.
Baca Juga: Bukit Daeng Langganan Macet, Warga Menanti Pelebaran Jalan
Meski perbaikan permukaan jalan dijadwalkan berlangsung akhir tahun ini, pelebaran yang diharapkan dapat menambah kapasitas jalan belum masuk dalam anggaran 2026.
Dengan demikian, pekerjaan overlay tersebut belum tentu mampu mengatasi kepadatan lalu lintas di Bukit Daeng, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Pelapisan ulang aspal berfokus pada kondisi permukaan jalan, sedangkan pelebaran diperlukan untuk menambah kapasitas ruas.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan mengenai besaran anggaran yang disiapkan BP Batam untuk pekerjaan overlay tersebut. (*)
Editor : Yofi Yuhendri