230 Kg Beras SPHP Ludes dalam Sejam di Belakang Padang

Rengga Yuliandra • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 17:24 WIB
Beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual Rp56 ribu per karung di Pelabuhan Mongkol. F.Istimewa
Beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual Rp56 ribu per karung di Pelabuhan Mongkol. F.Istimewa

 
batampos - Sebanyak 230 kilogram beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual di Pelabuhan Mongkol, Kelurahan Pemping, Kecamatan Belakang Padang, ludes dibeli warga hanya dalam waktu satu jam, Kamis (15/10).

Beras kemasan 5 kilogram itu dijual seharga Rp56 ribu per karung, lebih murah Rp9 ribu dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp65 ribu per karung.

Sebanyak 46 karung beras disediakan dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polsek Belakang Padang bersama Perum Bulog. Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB itu langsung disambut antusias masyarakat. Seluruh persediaan habis sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Belakang Padang AKP Rio Ardian mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ekonomis. Kami juga berharap kegiatan ini dapat mendukung stabilitas harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.

Menurut Rio, sinergi dengan Bulog menjadi salah satu langkah untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: ISPA di Batam Tembus 383 Kasus, Usia Produktif Mendominasi

Salah seorang warga Kelurahan Pemping, Saleh, menyambut baik penjualan beras murah tersebut. Ia menilai selisih harga yang ditawarkan cukup membantu menghemat pengeluaran rumah tangga.

“Selisih harganya lumayan, bisa menghemat Rp9 ribu untuk satu karung beras. Kalau kebutuhan pokok bisa dibeli lebih murah seperti ini, tentu sangat membantu masyarakat,” kata Saleh.

Ia berharap Gerakan Pangan Murah dapat kembali digelar agar lebih banyak warga berkesempatan membeli beras dengan harga terjangkau.

“Kalau bisa kegiatan seperti ini rutin dilakukan. Jadi, masyarakat punya kesempatan membeli beras lebih murah dan pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari bisa sedikit berkurang,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Polsek Belakang Padang bersama Bulog diharapkan dapat terus mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
Belakang Padang Beras SPHP Pemping Gerakan Pangan Murah bulog