ISPU Batam Tembus 201, Kualitas Udara Sempat Sangat Tidak Sehat

Rengga Yuliandra • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:22 WIB
Kabut asap kiriman yang melanda kota Batam semakin parah, Kamis (15/10). kondisi ini sudah  berlangsung  beberapa minggu membuat kuualitaa udara tidak sehat.  F Cecep Mulyana/Batam Pos
Kabut asap kiriman yang melanda kota Batam semakin parah, Kamis (15/10). kondisi ini sudah berlangsung beberapa minggu membuat kuualitaa udara tidak sehat. F Cecep Mulyana/Batam Pos

 
batampos - Kualitas udara di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), masih menjadi perhatian. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Jumat (16/10) dini hari sempat menyentuh angka 201 atau masuk kategori sangat tidak sehat.

Berdasarkan data pemantauan kualitas udara BMKG Hang Nadim Batam yang dihimpun Tim Pemantau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, ISPU mencapai 201 pada pukul 00.00 WIB.

Angka tersebut berangsur turun menjadi 189 pada pukul 01.00 WIB dan 187 pada pukul 02.00 hingga 03.00 WIB. Penurunan berlanjut hingga ISPU menyentuh angka 163 pada pukul 07.00 WIB.

Namun, kualitas udara kembali memburuk pada pagi hari. ISPU tercatat 168 pada pukul 08.00 WIB, kemudian naik menjadi 171 pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.

Data pada pukul 11.00 dan 12.00 WIB berstatus maintenance atau pemeliharaan. Setelah itu, ISPU kembali tercatat 187 pada pukul 13.00 WIB sebelum turun menjadi 176 pada pukul 14.00 WIB.

Kepala Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup DLH Kota Batam, Ip, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada karena kualitas udara belum sepenuhnya membaik.

“Masyarakat perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi udara memburuk. Kami mengimbau warga untuk menjaga kesehatan dan memantau perkembangan kualitas udara secara berkala,” ujarnya.

Baca Juga: Kabut Asap Batam dan Singapura Memburuk

Ia juga mengingatkan kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.

“Jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan, gunakan masker yang sesuai dan segera kurangi paparan apabila udara terasa semakin pekat atau menimbulkan gangguan pernapasan,” katanya.

Berdasarkan klasifikasi ISPU, angka 101–200 masuk kategori tidak sehat, sedangkan 201–300 tergolong sangat tidak sehat. Dengan demikian, ISPU Batam yang mencapai 201 pada tengah malam menunjukkan kualitas udara sempat berada pada kategori sangat tidak sehat sebelum kembali turun.

Masyarakat dapat memantau perkembangan ISPU Batam melalui laman Sistem Informasi Lingkungan Hidup Kota Batam di https://silh.batam.go.id/ispu/widget.php. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
Kualitas Udara Batam ISPU Batam BMKG Hang Nadim DLH Batam polusi udara