ISPU Batam Turun ke 122, Kualitas Udara Masih Tidak Sehat

Rengga Yuliandra • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:55 WIB
Asap kiriman masih menyelimuti Kota Batam hingga Jumat (16/10). Tampak pemandangan dari udara di kawasan Welcome to Batam dan Bundaran BP Batam yang berselimut asap. Foto: Andhika/Batam Pos
Asap kiriman masih menyelimuti Kota Batam hingga Jumat (16/10). Tampak pemandangan dari udara di kawasan Welcome to Batam dan Bundaran BP Batam yang berselimut asap. Foto: Andhika/Batam Pos

 
batampos -  Kualitas udara di Kota Batam mulai membaik setelah indeks standar pencemar udara (ISPU) sempat menembus angka 200 akibat kabut asap dalam beberapa hari terakhir. Meski menunjukkan tren penurunan, kualitas udara hingga Minggu (18/10) masih berada dalam kategori tidak sehat.

Berdasarkan data pemantauan kualitas udara BMKG Hang Nadim yang dihimpun Tim Pemantau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, nilai ISPU pada Minggu pukul 12.00 WIB tercatat 122.

Angka tersebut turun dibandingkan pengukuran pada tengah malam yang mencapai 143 pada pukul 00.00 WIB. Sepanjang pemantauan hingga siang hari, nilai ISPU berada pada rentang 113 hingga 143.

Kepala Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup DLH Kota Batam, IP, mengatakan tren penurunan tersebut menjadi perkembangan positif setelah kualitas udara sempat memburuk dalam beberapa hari terakhir. Namun, masyarakat tetap perlu mewaspadai dampak pencemaran udara.

“Memang dalam beberapa hari sebelumnya ISPU sempat berada di atas 200. Namun, minggu ini angkanya mulai menunjukkan penurunan. Meski demikian, masyarakat tetap perlu waspada karena kualitas udara masih dalam kategori tidak sehat,” ujarnya.

Baca Juga: Kabut Asap Ganggu 2.458 Penerbangan di Indonesia

Berdasarkan klasifikasi ISPU, angka 101–200 masuk kategori tidak sehat, sedangkan 201–300 tergolong sangat tidak sehat. Dengan nilai ISPU 122 pada Minggu siang, kualitas udara Batam masih berpotensi berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok sensitif.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan, khususnya anak-anak, lanjut usia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan. Penggunaan masker yang sesuai saat beraktivitas di luar ruangan juga dapat dipertimbangkan untuk mengurangi paparan partikel pencemar.

Meski ISPU mulai menurun, pemantauan kualitas udara tetap diperlukan untuk mengetahui perkembangan kondisi dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat dapat memantau data ISPU harian Kota Batam melalui laman resmi DLH Kota Batam di https://silh.batam.go.id/ispu/widget.php. Data tersebut bersumber dari pemantauan kualitas udara BMKG Hang Nadim Kota Batam. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
kualitas udara ISPU Batam BMKG Hang Nadim DLH Batam kabut asap