Diduga Sopir Mabuk, Mobil APV Terjun ke Laut di Batu Ampar

Rengga Yuliandra • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:15 WIB
Tim Gabungan melakukan pencarian terhadap pengendara mobil yang tenggelam di Dermaga Batu Ampar. F.Istimewa
Tim Gabungan melakukan pencarian terhadap pengendara mobil yang tenggelam di Dermaga Batu Ampar. F.Istimewa

 
batampos - Sebuah mobil Suzuki APV terjun ke laut di kawasan Dermaga Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Selasa (20/10) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara seorang lainnya berhasil selamat.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial SW, 54, warga Tanjunguma, Batam. Sementara itu, korban selamat berinisial HS, 42, yang juga berdomisili di kawasan tersebut.

Koordinator Pos (Koorpos) Basarnas Batam, Firmansyah, mengatakan tim SAR gabungan melakukan pencarian setelah menerima laporan mengenai kendaraan yang terjun ke laut di kawasan pelabuhan tersebut.

Berdasarkan laporan operasi SAR, informasi kejadian diterima Basarnas sekitar pukul 06.00 WIB dari anggota Ditpolair Polda Kepri. Tim SAR kemudian bergerak menuju lokasi dan berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait untuk mencari kedua korban.

“Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 06.50 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur yang sudah berada di lapangan,” ujar Firmansyah.

Pencarian dilanjutkan dengan penyelaman pada pukul 08.13 WIB. Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 09.00 WIB, ketika salah satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri.

Berdasarkan informasi dalam laporan kejadian, insiden bermula sekitar pukul 04.12 WIB saat mobil Suzuki APV memasuki kawasan Pelabuhan Batu Ampar. Petugas pelabuhan yang mengetahui keberadaan kendaraan tersebut berupaya mendekat.

Baca Juga: Batam–Penang Kini Terbang Langsung, Pariwisata dan Investasi Didorong

Dalam laporan itu disebutkan, pengemudi diduga berada dalam kondisi mabuk. Namun, kendaraan terus melaju ke arah dermaga hingga kehilangan kendali dan akhirnya terjun ke laut.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Pos SAR Batam, TNI AL, Bakamla, Bhabinkamtibmas, Polair Polda Kepri, Polair Polresta Barelang, Kantor Pelabuhan Batam, Polsek Batu Ampar, serta masyarakat.

Dalam operasi tersebut, tim SAR menggunakan sejumlah peralatan pendukung, termasuk kendaraan penyelamat, perangkat pendeteksi bawah air AquaEye, alat komunikasi, perlengkapan selam, dan peralatan evakuasi.

Setelah korban ditemukan, tim SAR gabungan melaksanakan debriefing sekitar pukul 09.30 WIB. Operasi SAR kemudian dinyatakan selesai dan seluruh unsur kembali ke pangkalan masing-masing. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
Suzuki APV Basarnas Batam batu ampar pelabuhan batu ampar kecelakaan laut