batampos - Kualitas udara di Kota Batam kembali memburuk pada Selasa (20/10). Setelah sempat membaik sehari sebelumnya dengan indeks standar pencemar udara (ISPU) di bawah 100, kualitas udara kembali masuk kategori tidak sehat dengan indeks mencapai 112 pada pukul 09.00 WIB.
Berdasarkan data pemantauan kualitas udara BMKG Hang Nadim Batam yang dipublikasikan melalui laman Sistem Informasi Lingkungan Hidup (SILH) Kota Batam, ISPU pada Selasa pagi berfluktuasi di kisaran 98 hingga 114.
Pada tengah malam, ISPU tercatat 108, kemudian turun menjadi 106 pada pukul 01.00 WIB. Indeks kembali naik menjadi 109 pada pukul 02.00 WIB, sebelum berada di angka 107 pada pukul 03.00 dan 04.00 WIB.
Memasuki pukul 05.00 WIB, ISPU meningkat menjadi 114. Angka tersebut kemudian turun menjadi 98 pada pukul 06.00 WIB atau masuk kategori sedang. Namun, perbaikan itu tidak bertahan lama.
Pada pukul 07.00 WIB, ISPU kembali naik menjadi 104, lalu mencapai 109 pada pukul 08.00 WIB dan 112 pada pukul 09.00 WIB. Hingga pukul 10.00 WIB, indeks tercatat 109, yang masuk kategori tidak sehat.
Kepala Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, IP, mengatakan perbaikan kualitas udara yang terjadi sehari sebelumnya belum bertahan. Setelah ISPU sempat berada di bawah 100 pada Senin, indeks kembali melampaui batas kategori sedang pada Selasa.
Fluktuasi tersebut menunjukkan kualitas udara di Batam masih perlu diwaspadai. Meski sempat turun ke kategori sedang, indeks kembali meningkat hingga masuk kategori tidak sehat.
Baca Juga: Udara Batam Sangat Tidak Sehat, 327 Kasus ISPA Dilaporkan dalam Sehari
Berdasarkan klasifikasi ISPU, angka 0–50 masuk kategori baik, 51–100 sedang, 101–200 tidak sehat, 201–300 sangat tidak sehat, dan di atas 300 berbahaya. Dengan ISPU mencapai 112 pada pukul 09.00 WIB, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak pencemaran udara.
Kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan, perlu lebih berhati-hati ketika beraktivitas di luar ruangan. Masyarakat juga disarankan mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan saat kualitas udara memburuk dan menggunakan masker yang sesuai jika harus beraktivitas di luar.
Pemantauan kualitas udara, lanjutnya, terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi dari waktu ke waktu. Masyarakat juga dapat mengakses data ISPU melalui laman resmi Sistem Informasi Lingkungan Hidup Kota Batam. (*)
Editor : Yofi Yuhendri