batampos– Polsek Tanjungpinang Timur masih menunggu hasil visum rumah sakit terkait luka yang menyebabkan kematian terduga pencuri inisial VW.
Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Rifi Hamdani Sihotang, mengatakan penyidik unit Reskrim masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.
Saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan alat bukti agar kasus tersebut dapat dijelaskan secara detail.
“Kami sudah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Tapi kami masih dalami lagi agar kasus ini jadi terang,” katanya.
Berdasarkan hasil pengamatan dan pemeriksaan langsung, jelas Rifi, terduga pencuri mendapatkan luka tusukan pada bagian dada sebelah kiri sebanyak satu kali.
“Saat itu ada kepanikan dari pemilik toko, jadi ada usaha membela diri,” jelas Rifi.
Selain itu, kata Rifi, penyidik belum dapat menyimpulkan apakah terduga pencuri ini tertusuk atau ditusuk. Sebab pihaknya masih menunggu hasil visum, hasil pemeriksaan saksi korban dan saksi ahli.
Kendati demikian, lanjut Rifi, terduga pencuri ini sempat mengambil uang lebih kurang Rp 2 juta dari laci kasir toko. Kemudian pelaku kabur lalu kepergok pemilik toko.
“Untuk status pelaku pencurian dan korban ini, masih kami lakukan penyelidikan,” tegas Rifi.
Sebelumnya diketahui, seorang pencuri tewas saat beraksi membobol Toko Jaya Perkasa Jalan Hang Lekir Tanjungpinang, Sabtu (18/11) dinihari.
Pencuri inisial VW tewas ditusuk oleh pemilik toko inisial MG yang memergoki aksi pencurian di toko berlantai tiga tersebut. MG secara tak sengaja menusuk VW sebagai upaya membela diri. (*)
reporter: yusnadi