Batampos - Aktor senior, Leonardo DiCaprio, kembali hadir menghiasi layar lebar melalui film aksi thriller terbarunya berjudul One Battle After Another. Film ini disutradarai Paul Thomas Anderson dan dijadwalkan tayang di bioskop AS, Jumat (26/9/2025) waktu setempat.
DiCaprio mengaku tidak mudah menjelaskan sinopsis film tersebut, karena jalan ceritanya yang kompleks. Namun, menurutnya, inti dari film ini banyak berbicara soal kemanusiaan, polarisasi dunia, dan ekstremisme yang kian nyata.
"Film ini bukan tentang memaksakan pandangan politik. Ini adalah satire dari kedua sisi. Saya rasa penting film seperti ini hadir di dunia saat ini," kata bintang Titanic itu.
One Battle After Another ini, mengisahkan Bob Ferguson (Leonardo DiCaprio) dan istrinya, Perfidia Beverly Hills (Teyana Taylor) merupakan pasangan penuh kasih tapi dilanda ketegangan. Mereka terjun dalam misi-misi kemanusiaan berbahaya di Amerika modern.
Kehidupan Bob berubah drastis ketika Perfidia tiba-tiba menghilang setelah melahirkan. Ia pun hidup dengan identitas baru demi membesarkan anak mereka seorang diri. Enam belas tahun kemudian, musuh lama muncul untuk membalas dendam dan menculik putrinya, memaksa Bob bertarung kembali demi menyelamatkan keluarganya.
Sutradara Paul Thomas Anderson dikenal lewat karya-karya ikonik seperti Licorice Pizza, There Will Be Blood, dan Boogie Nights. Menurut DiCaprio, Anderson memiliki fleksibilitas luar biasa dalam menyutradarai film, khususnya saat menggabungkan cerita keluarga ke dalam misi.
"Dia bisa mengubah seluruh adegan hanya karena satu ide bagus dari aktor. Tapi tentu saja tidak semua ide akan diterima, karena dia punya insting yang tajam," ungkap DiCaprio.
Sebelum resmi tayang, One Battle After Another sudah meraih skor 97 persen di situs agregator ulasan Rotten Tomatoes. Kritikus film menyanjung gaya khas Anderson sekaligus penampilan memukau DiCaprio dan Teyana Taylor.
Film ini diproduksi dan didistribusikan oleh Warner Bros, dan diprediksi menjadi salah satu film aksi thriller paling diperbincangkan di 2025 ini. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak