batampos - Banjir yang melanda sebagian wilayah Asia, termasuk Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Sri Lanka membuat kehilangan harta benda bahkan jiwa.
Bantuan dari pemerintah maupun internasional ikut untuk membantu masyarakat di negara tersebut.
Baru - baru ini, perusahaan teknologi global Apple menyatakan akan menyalurkan bantuan terhadap korban banjir dan longsor di kawasan terdampak.
"Badai yang melanda Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Sri Lanka telah menghancurkan banyak komunitas. Di Apple, kami memikirkan semua orang yang terkena dampaknya. Kami akan memberikan donasi untuk upaya bantuan serta pembangunan di lapangan," tulis CEO Apple, Tim Cook di X @tim_cook.
Pernyataan ini menegaskan bahwa Apple akan memberikan donasi. Jumlahnya tidak diungkapkan ke masyarakat.
Banjir dan cuaca ekstrem yang melanda Asia, termasuk Indonesia telah menyebabkan dampak luas. Ribuan rumah terendam bahkan infrastruktur rusak.
Korban jiwa dan pengungsi di berbagai wilayah membuat Apple datang saat komunitas menghadapi krisis besar akibat banjir dan longsor.
Apple menekankan bahwa bantuannya akan difokuskan pada penyelamatan, bantuan darurat, dan pemulihan jangka panjang di lokasi terdampak.
Bantuan oleh Apple atas bencana di Asia bukan pertama kali. Perusahaan telah dikenal aktif memberikan donasi ketika terjadi bencana global di berbagai belahan dunia, termasuk gempa, badai, banjir, dan kebakaran.
Pada Oktober 2025, Apple mengumumkan akan menyumbang bantuan setelah Badai Melissa. Pada Maret 2025, Apple memberikan donasi kepada Myanmar dan Thailand setelah terjadi gempa bumi.
Apple juga mengirim dana dan sumber daya ke berbagai negara yang mengalami bencana alam pada 2024, termasuk Pakistan dan Brasil. Pada Maret 2022, Apple bekerja sama dengan UNICEF untuk memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak krisis di Ukraina.
Pada Oktober 2021, Apple juga menyumbang untuk komunitas yang terdampak banjir di Tiongkok bagian utara.
Langkah terbaru ini menunjukkan Apple dan Tim Cook untuk terlibat dalam respons kemanusiaan ketika terjadi krisis di seluruh dunia.
Keputusan Apple memberikan bantuan ke korban bencana di Asia membawa harapan tambahan bagi ribuan warga terdampak. Bantuan ini meringankan beban akibat kerusakan infrastruktur dan trauma akibat bencana.
Apple menjadi pelengkap di luar bantuan dari pemerintah dan organisasi kemanusiaan.(*)
Editor : Juliana Belence