batampos - Malaysia akan memberikan pengalaman pariwisata dan ibadah 15 malam ke Jeddah. Mulai Januari 2026, Malaysia akan menawarkan program umrah melalui jalur laut menggunakan kapal pesiar mewah untuk pertama kalinya.
Perjalanan laut ini bersama Aroya Cruises dari Arab Saudi bekerja sama dengan IslamiCruise Malaysia. Kerja sama ini mendapat dukungan pemerintah Malaysia dengan target 6.000 wisatawan.
Pelayaran ini menandai debut Aroya Cruises di Malaysia dan Asia yang menjadi tonggak penting dalam dunia pariwisata halal global.
Sebagai jalur pelayaran pertama di dunia yang bersertifikasi halal, Aroya Cruises memadukan ibadah dengan pengalaman warisan Islam di setiap pelabuhan.
Kapal pesiar Aroya akan melewati persinggahan internasional, termasuk Banda Aceh (Indonesia), Oman (Salalah), Male (Maladewa), dan berakhir di Jeddah (Arab Saudi).
Penumpang akan menikmati pengalaman laut yang berbeda dari biasanya, lengkap dengan salat berjamaah, ceramah, hidangan halal, dan hiburan ramah keluarga yang dirancang khusus bagi pelancong Muslim.
Perjalanan ini "One Way", yaitu perjalanan kembali ke Malaysia bisa melalui pesawat. Tiket pulang tidak termasuk dalam paket dasar.
Pelayaran ini secara khusus dirancang untuk pasar wisata religi Muslim. Pasar wisata religi Muslim diperkirakan mencapai US$301,9 miliar pada 2025.
"Wisata halal diproyeksikan melampaui US$548 miliar pada 2035," ujar perkiraan industri, dikutip dari Travel and Tour World, Kamis (11/12).
Layanan ini bukan semata paket wisata, tetapi perjalanan spiritual dan wisata halal yang bergabung melalui kesempatan ibadah. Aroya Cruises menampung kapasitas hingga 3.500 penumpang.
IslamiCruise telah mengoperasikan 52 charter di seluruh dunia dengan menetapkan standar baru dalam pariwisata halal.
Kolaborasi dengan Aroya Cruises diperkirakan akan memperkuat ekonomi pariwisata Malaysia sekaligus membuka jalan berkembangnya layanan ramah Muslim di sektor perjalanan, perhotelan, ritel, dan kuliner.
Peluncuran ini menandai babak baru bagi pariwisata Malaysia dengan menawarkan alternatif unik yang memadukan rekreasi dengan nilai - nilai keagamaan.(*)
Editor : Juliana Belence