Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Malaysia Salurkan Bantuan RM500 ke Pelajar Indonesia yang Keluarganya Terdampak Banjir

Juliana Belence • Senin, 15 Desember 2025 | 11:30 WIB
Malaysia memberikan bantuan ke pelajar Indonesia yang terkena bencana banjir dan longsor.
Malaysia memberikan bantuan ke pelajar Indonesia yang terkena bencana banjir dan longsor.

batampos - Pemerintah Malaysia mengumumkan akan memberikan bantuan tunai sebesar RP500 kepada mahasiswa Indonesia yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Bantuan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada negara tetangga yang sedang menghadapi bencana besar.

"Sebagai bentuk kepedulian dan persahabatan antara dua negara tetangga yang memiliki hubungan kekeluargaan yang erat. Malaysia akan memberikan bantuan awal sebesar RM500 kepada setiap mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Malaysia dan terdampak bencana tersebut," ujar Kantor Perdana Menteri Malaysia, dikutip dari Asia News Network, Senin (15/12).

Malaysia tidak merinci bagaimana atau kapan bantuan akan disalurkan. Bantuan terarah serupa akan diberikan kepada mahasiswa Malaysia yang terdampak banjir.

Indonesia merupakan salah satu sumber terbesar mahasiswa internasional di Malaysia. Indonesia menempati peringkat kedua setelah Tiongkok dalam jumlah mahasiswa asing di institusi pendidikan Malaysia.

"Akhir September 2025 terdapat lebih dari 11.000 mahasiswa Indonesia yang belajar di Malaysia," tulis laporan, dikutip dari Asia News Network.

Namun, Indonesia menolak tawaran bantuan asing resmi terkait bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Para pejabat menegaskan bahwa negara mampu menangani respons bencana secara mandiri.

Pengiriman bantuan medis seberat dua ton dari Malaysia disalurkan oleh Gomez Medical Services bekerja sama dengan Blue Sky Rescue Malaysia tiba di Aceh pada 29 November.

Bantuan tersebut menjadi bantuan medis internasional pertama yang mencapai provinsi setelah bencana yang dipicu siklon.

Tim beranggotakan lima orang dari Tiongkok juga dilaporkan aktif di lapangan untuk membantu pencarian korban banjir.

Bantuan itu merupakan bantuan pribadi yang ditujukan kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, bukan bantuan resmi antar pemerintah.(*)

Editor : Juliana Belence
#indonesia #bantuan dana #pelajar #malaysia #banjir