Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

India Berlakukan Pembatasan Kendaraan Guna Tekan Polusi Udara

Chahaya Simanjuntak • Rabu, 17 Desember 2025 | 20:58 WIB

POLUSI udara di Kota Delhi, India. F Reuters
POLUSI udara di Kota Delhi, India. F Reuters

Batampos - Pemerintahan Otoritas ibu kota India, Delhi, memberlakukan langkah-langkah ketat dengan melarang kendaraan yang tidak memenuhi standar emisi terbaru serta jadwal kehadiran pegawai, baik PNS maupun pegawai swasta, mulai Rabu (17/12/2025). Kebijakan ini bertujuan guna meminimalisir polusi udara.

Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index/AQI) di wilayah Delhi, yang dihuni sekitar 30 juta penduduk, berada dalam kategori parah selama beberapa hari terakhir, bahkan sering melampaui angka 450. Selain itu, kabut tipis di sejumlah wilayah kota memperburuk jarak pandang dan berdampak pada penerbangan serta perjalanan kereta api.

Kondisi ini mendorong Komisi Manajemen Kualitas Udara untuk memberlakukan aksi tahap empat, tingkat tertinggi, dalam Graded Response Action Plan (GRAP) untuk Delhi dan wilayah sekitarnya sejak Sabtu, pekan lalu.

Pembatasan tersebut melarang masuknya truk diesel tua ke dalam kota, menghentikan aktivitas konstruksi termasuk proyek-proyek publik, serta menerapkan sistem pembelajaran campuran (hybrid schooling).

Menteri pemerintah Delhi, Kapil Mishra, mengumumkan, seluruh kantor swasta dan pemerintahan di kota tersebut akan beroperasi dengan 50 persen kehadiran, sementara sisanya bekerja dari rumah.

Selain itu, seluruh pekerja konstruksi yang terdaftar, dimana sebagian besar merupakan pekerja harian, akan menerima kompensasi. "Kompensasi sebesar 10.000 rupee (sekitar Rp 1,85 juta,Red) akibat larangan aktivitas konstruksi," Mishra dalam konferensi pers di Delhi seperti dikutip dari Channel News Asia, malam ini.

Sehari sebelumnya, pemerintah India juga menegakkan langkah-langkah anti polusi yang ketat terhadap kendaraan di kota dengan melarang kendaraan yang tidak memenuhi standar pengendalian emisi terbaru.

Baca Juga: Alarm Mobil Tidak Bunyi atau Menyala Sendiri? Waspada 5 Tanda Kerusakan

"Pemerintah kami berkomitmen menyediakan udara bersih di Delhi. Kami akan mengambil langkah-langkah tegas untuk memastikan hal tersebut dalam beberapa hari ke depan," ujar Menteri Lingkungan Hidup Delhi, Manjinder Singh Sirsa.

Polusi udara merupakan masalah pelik tahunan yang terjadi setiap musim dingin di Delhi dan wilayah pinggirannya. Udara dingin dan padat menjebak emisi dari kendaraan, lokasi konstruksi, serta pembakaran sisa tanaman di negara bagian tetangga, sehingga mendorong tingkat polusi menjadi salah satu yang tertinggi di dunia dan membahayakan kesehatan pernapasan.

Wilayah yang dihuni sekitar 30 juta orang ini kerap diselimuti lapisan kabut asap tebal dengan AQI mencapai angka di atas 450. Sebagai perbandingan, AQI di bawah 50 dianggap sebagai kualitas udara yang baik. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Polusi Udara di India #new delhi #polusi udara #krisis lingkungan #india