batampos - Pemanfaatan kecerdasan buatan di industri otomotif semakin meluas.
Toyota Ventures mendukung startup AI bernama Flai yang menghadirkan solusi otomatisasi panggilan telepon untuk dealer mobil.
Flai adalah platform komunikasi berbasis AI yang dirancang untuk menangani panggilan telepon masuk dan keluar, sms, serta email.
Dealer mobil tidak lagi kehilangan peluang kontak pelanggan karena panggilan tak terjawab atau batasan jam kerja manusia.
Teknologi ini mampu menjawab, menjadwalkan janji servis atau test drive, bahkan melakukan tindak otomatis.
Bahkan bisa membantu memperkuat pengalaman pelanggan serta efisiensi operasional dealer.
Awalnya Flai mengumumkan putaran seed funding sebesar US$4,5 juta yang dipimpin oleh venture capital First Round Capital.
Putaran bersama investor seperti Y Combinator, SV Angel, Liquid 2 Ventures, dan Innovation Endeavors pada Oktober 2025.
Toyota Ventures bergabung bersama angel investors strategis dalam mengembangkan pendanaan sehingga nilai putaran menjadi sekitar US$6 juta.
Toyota Ventures bernilai bahwa teknologi AI Flai berpotensi menjadi dealer mobil yang mengubah komunikais menjadi konversi nyata.
Dukungan tersebut menunjukkan fokus Toyota Ventures pada investasi di solusi AI dan otomasi yang dapat mempercepat efisiensi di sektor otomotif dan ritel dealer modern.
AI Flai bukan sekadar sistem chatbot biasa, tetapi menangani banyak komunikasi telepon seperti asisten nyata. Terhubung dengan sistem dealer seperti CRM dan DMS.
Mampu melakukan tindak lanjut otomatis kepada pelanggan. Hal ini bertujuan meminimalkan peluang hilang ketika pelanggan ingin menjadwalkan servis atau pembelian kendaraan.
Platform AI Flai membantu dealer mengurangi telepon tidak terjawab. Dealer yang sudah mengadopsi Flai dilaporkan dapat menangani ribuan panggilan setiap hari tanpa kehilangan peluang.
Dukungan modal ini merupakan bagian dari strategi Toyota Ventures dalam memperkuat portofolio teknologi AI dan solusi mobilitas baru.(*)
Editor : Juliana Belence