batampos - Langkah BYD menancapkan kaki lebih dalam di Eropa tidak lagi sebatas menjual mobil listrik.
BYD menegaskan ambisinya dengan strategi produksi lokal, ekspansi jaringan ritel, serta pengembangan teknologi pengisian daya super cepat di pasar otomotif Eropa.
BYD dikabarkan membangun pabrik di Szeged, Hungaria. Model yang dipastikan dirakit adalah Dolphin Surf versi Eropa dari hatchback listrik kompak yang sebelumnya dikenal sebagai Seagull.
Ada SUV kompak listrik Atto 2 yang diproduksi di pabrik yang sama. Ini menandai langkah penting BYD dalam membawa produksi kendaraan listriknya lebih dekat ke konsumen Eropa.
Pabrik Szeged dipersiapkan sebagai fasilitas EV utama BYD di Eropa untuk mendukung strategi buat Eropa.
Total kapasitas tahunan diperkirakan mencapai ratusan ribu unit. Ini bagian dari rencana BYD untuk memperkuat kehadiran EV di pasar Eropa sekaligus mengurangi beban tarif impor.
BYD dapat menjual mobil listriknya di Eropa tanpa harus membayar tarif impor ekstra yang diterapkan terhadap kendaraan EV yang dibuat di luar kawasan Uni Eropa.
Proyek tersebut mencerminkan ambisi BYD untuk memperkuat jejak manufakturnya di Eropa serta memanfaatkan fasilitas lokal dalam memenuhi permintaan pasar mobil listrik yang terus berkembang.
Perusahaan menargetkan peningkatan jumlah dealer dari sekitar 1.000 lokasi menjadi 2.000 dengan cakupan sekitar 90% pasar Eropa.
BYD juga bersiap meluncurkan sejumlah model tambahan di Eropa, termasuk Sealion 5 DM-i, Seal 5Dm-i, dan Dolphin G.
BYD berencana mendorong adopsi pengisi daya 1 megawatt di seluruh Eropa dengan target awal pemasangan 3.000 titik pengisian.
Perusahaan juga mempertimbangkan lokasi pabrik ketiga di Eropa dengan Spanyol sebagai kandidat potensial.
Keputusan akhir diperkirakan dapat diambil secepatnya pada 2026. Ekspansi di Hungaria terjadi di tengah langkah serupa dari produsen otomotif Tiongkok, termasuk Chery, SAIC, Changan, dan Leapmotor yang mengejar proyek manufaktur di Eropa.
Pembangunan dan persiapan fasilitas lengkap di Hungaria diperkirakan menciptakan ribuan lapangan pekerja dan pemasok lokal di kawasan Eropa Tengah.(*)
Editor : Juliana Belence