Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Eskalasi Perang Iran Guncang Pasar Energi, Harga Minyak Dunia Naik Tajam

Juliana Belence • Senin, 2 Maret 2026 | 10:15 WIB

Harga minyak dunia meroket setelah perang Timur Tengah.
Harga minyak dunia meroket setelah perang Timur Tengah.

batampos - Gejolak geopolitik akibat serangan militer ke Iran telah mengguncang pasar energi global.

Para analis pasar menyatakan bahwa sentimen investor kini sangat dipengaruhi oleh ancaman terhadap jalur ekspor minyak utama, terutama Selat Hormuz yang strategis.

Brent crude, patokan harga minyak internasional, naik sekitar 10 % ke level sekitar US$ 80 per barel dalam perdagangan over the counter.

Lonjakan ini merupakan reaksi pasar atas kekhawatiran gangguan pasokan minyak dan aliran lewat Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan jalur utama ekspor minyak Timur Tengah (20% total pasokan global).

Indeks pasar saham global melemah dan investor beralih ke aset aman seperti emas.

Para analis pasar mengatakan lonjakan dipicu oleh gangguan aliran minyak akibat seruan dari Iran kepada pemilik kapal untuk menghentikan pengiriman melalui Selat Hormuz.

Situasi makin tegang karena pergerakan kapal - kapal tanker besar kini banyak yang menangguhkan perjalanan lewat Selat Hormuz.

Baik untuk minyak mentah maupun gas cair setelah peringatan keamanan dari otoritas Iran.

Hal tersebut memicu kekhawatiran pasar bahwa arus ekspor energi bisa terhenti jika konflik terus berkepanjangan.

Penutupan atau gangguan serius di selat tidak hanya akan menghambat pengiriman minyak dari kawasan Teluk Persia, tetapi berpotensi menyebabkan kelangkaan pasokan global.

Banyak analis memperkirakan harga bisa naik mendekati atau melampaui US$100 per barel jika pasokan terganggu lebih lama.

Pakar energi menyebut konflik lanjutan berpotensi dorong harga minyak hingga US$100 per barel atau lebih.

Harga minyak Brent dan WTI naik signifikan. Negara - negara importir mulai menilai kembali cadangan minyak mereka.

Pakar dan pelaku pasar kini memantau pergerakan lebih jauh dari konflik ini. Dampaknya sangat luas tidak hanya pada harga minyak mentah, tetapi pada produk energi, inflasi global, dan biaya transportasi.

Kenaikan harga minyak mentah umumnya akan berimbas pada BBM dan energi konsumsi banyak di negara.(*)

Editor : Juliana Belence
#serangan militer #minyak dunia #naik #harga #iran