Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Gelombang Protes No Kings, Jutaan Warga AS Lawan Kebijakan Trump dan Perang Iran

Juliana Belence • Minggu, 29 Maret 2026 | 12:00 WIB

Jutaan warga Amerika Serikat melakukan aksi protes No Kings.
Jutaan warga Amerika Serikat melakukan aksi protes No Kings.

batampos - Ribuan kota di Amerika Serikat dipenuhi lautan massa pada akhir pekan ketika jutaan warga turun ke jalan dalam aksi bertajuk No Kings.

Demonstrasi ini menjadi simbol kemarahan publik terhadap arah kebijakan pemerintah sekaligus menunjukkan meningkatnya tekanan politik terhadap Gedung Putih.

Aksi yang berlangsung pada Sabtu (28/3), disebut sebagai salah satu mobilisasi massa terbesar dalam sejarah modern negara tersebut.

Demonstrasi berlangsung serentak di lebih dari 3.000 lokasi di seluruh 50 negara bagian, bahkan meluas hingga ke sejumlah negara lain.

Para peserta aksi menyuarakan penolakan terhadap berbagai kebijakan pemerintah, mulai dari isu imigrasi, kondisi ekonomi, hingga keputusan Amerika Serikat terlibat dalam konflik militer dengan Iran.

Gerakan “No Kings” digerakkan oleh koalisi organisasi sipil, serikat pekerja, dan kelompok akar rumput seperti Indivisible dan 50501.

Aksi tersebut merupakan gelombang ketiga dari rangkaian protes besar yang sebelumnya juga berhasil menarik jutaan peserta di berbagai kota besar.

Di sejumlah kota besar seperti New York, Washington DC, dan Chicago, massa berkumpul dalam jumlah besar membawa berbagai tuntutan, termasuk kritik terhadap operasi militer AS di Iran yang dinilai memicu ketegangan global.

Isu hak sipil, kebijakan imigrasi, dan meningkatnya biaya hidup juga menjadi sorotan utama dalam aksi.

Aksi juga diwarnai partisipasi tokoh publik dan politik, serta penampilan musisi ternama yang ikut menyuarakan kritik terhadap pemerintahan.

Meski sebagian besar berlangsung damai, beberapa lokasi dilaporkan mengalami ketegangan dan penangkapan akibat bentrokan kecil dengan aparat.

Gerakan “No Kings” sendiri muncul sebagai simbol penolakan terhadap gaya kepemimpinan yang dianggap otoriter.

Protes ini juga menjadi bentuk penolakan terhadap perang di Iran yang dinilai memperburuk situasi global dan memicu kekhawatiran publik di dalam negeri.(*)

Editor : Juliana Belence
#konflik militer #amerika serikat #demonstrasi #No Kings #iran