batampos - Lancia kembali menghidupkan salah satu nama paling ikonik dalam sejarahnya, Gamma, setelah lebih dari 40 tahun menghilang dari pasar otomotif.
Comeback kali ini hadir dengan perubahan besar karena Gamma terbaru tidak lagi berbentuk sedan mewah, tetapi SUV fastback modern berbasis elektrifikasi.
Model anyar bernama Lancia Gamma diperlihatkan pertama kali melalui foto resmi yang dirilis pada Selasa (26/5), di X @lancia_official.
Mobil akan menjadi flagship baru Lancia dan diproduksi di pabrik Melfi, Italia, fasilitas milik Stellantis yang juga digunakan untuk beberapa model elektrifikasi premium lainnya.
Gamma terbaru mengusung bentuk crossover coupe dengan garis atap melandai ke belakang. Tampilannya mirip perpaduan antara Peugeot 3008 dan DS No8 karena menggunakan platform STLA Medium milik Stellantis.
Baca Juga: Ferrari Masuki Era Baru, Mobil Listrik Pertama Hadir dengan Sentuhan Desain Jony Ive
Lancia menyebut mobil dirancang untuk menggabungkan elegansi khas Italia dengan teknologi modern dan efisiensi aerodinamika.
Bagian depan memakai interpretasi baru grille ikonik Lancia dengan tiga garis cahaya LED, sementara bagian belakang menggunakan lampu horizontal penuh dengan detail vertikal di tengah.
Dari sisi performa, Gamma akan tersedia dalam versi hybrid dan listrik penuh. Varian hybrid memakai mesin 1.2 liter mild-hybrid bertenaga sekitar 145 hp.
Model EV disebut akan hadir dalam beberapa pilihan tenaga hingga sekitar 375 hp untuk versi AWD. Mobil akan memiliki jangkauan lebih dari 600 mil untuk kombinasi hybrid tertentu.
Model listrik diperkirakan mampu menempuh hingga sekitar 740 km tergantung varian baterai. Kembalinya Gamma menjadi bagian penting strategi kebangkitan Lancia di Eropa.
Setelah bertahun - tahun hanya bertahan dengan model Ypsilon di pasar Italia, Lancia kini mencoba kembali masuk ke segmen premium dengan identitas baru berbasis elektrifikasi.(*)
Editor : Juliana Belence