batampos- Calo tiket beraksi di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan.
Mereka menawarkan tiket dengan harga yang lebih tinggi kepada calon penumpang KMP Bahtera Nusantara 01 yang akan berlayar dari Tanjunguban ke Matak.
Diduga, calo telah membeli tiket melalui online dengan jumlah besar untuk dijual kembali ke calon penumpang dengan harga yang lebih tinggi.
Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha mengungkapkan bahwa laporan kegiatan calo diterima dari warga pada Minggu (23/3/2025) malam.
Menurut laporan, calo menjual tiket kapal tujuan Matak seharga Rp 200.000 per orang.
Padahal harga tiket resmi dijual Rp 150.000 per orang.
Petugas telah berhasil menangkap calo tersebut. Namun, saat akan dipertemukan dengan warga, calo itu hilang.
"Kami kejar tapi orangnya sudah kabur," ujar Sukma.
Menurut Sukma, kemungkinan calo tersebut telah membeli tiket online dalam jumlah besar dengan menggunakan identitas palsu, kemudian menjualnya kembali ke calon penumpang dengan harga yang lebih tinggi.
"Kami periksa tiketnya asli karena barcode bisa discan," ujar Sukma.
Selain itu, petugas juga menemukan kasus penjualan tiket kapal RoRo melalui aplikasi tiktok dengan harga Rp 500.000.
Dari kejadian ini, Sukma mengingatkan kepada calon penumpang untuk tidak membeli tiket melalui jasa calo.
"Untuk keselamatan, belilah tiket secara resmi, jangan melalui calo," pungkasnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung