Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pelatihan Kewirausahaan Diisi dengan Pameran Produk Olahan

Slamet Nofasusanto • Selasa, 29 April 2025 | 14:00 WIB
Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti melihat berbagai olahan hasil produk dari pelaku UMKM usai membuka kegiatan pelatihan kewirausahaan di  Awandari Hotel, Senin (28/4/2025).
Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti melihat berbagai olahan hasil produk dari pelaku UMKM usai membuka kegiatan pelatihan kewirausahaan di Awandari Hotel, Senin (28/4/2025).

batampos- Pelaku usaha mikro memamerkan berbagai olahan hasil produk mereka yang disejalankan kegiatan pelatihan kewirausahaan di Awandari Hotel, Senin (28/4/2025).

Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti yang membuka kegiatan mengapresiasi berbagai olahan hasil produk para pelaku usaha mikro di Bintan.

Ia juga memuji hasil dari produk dan inovasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Bintan yang telah memiliki packaging atau kemasan yang bagus untuk dipasarkan seperti keripik kari udang, stik keju, kue bawang lemak ketam dan lain-lain.

Menurut Deby, UMKM saat ini juga telah memegang peranan sangat penting dalam pembangunan serta pertumbuhan ekonomi bagi daerah.

Seperti produk kue bawang lemak ketam ini yang berasal dari UMKM Desa Busung.

Kue ini unik karena menggunakan lemak kepiting (ketam) sebagai bahan dasar, yang merupakan inovasi dari Kube Kampung Raja. 

"Inovasi ini membuat kue bawang ini memiliki daya tarik tersendiri karena rasa dan bahan yang berbeda dari kue bawang biasa," tuturnya

Menurutnya juga pasca covid 19, perkembangan pelaku UMKM di Bintan juga bertumbuh sangat baik dimana tahun 2024 yang lalu jumlah pelaku usaha mikro kecil menengah juga telah mengalami kenaikan sebesar 238 pelaku usaha jika dibandingkan dengan tahun 2023.

Menurutnya juga bahwa Pemkab Bintan juga telah mensiasati dengan memberikan program bantuan subsidi bunga 0 persen bagi para pelaku UMKM di Bintan, karena perkembangan dan kemajuan UMKM dengan sendirinya akan meningkatkan ekonomi di masyarakat.

Pada tahun 2024 yang lalu, Pemkab Bintan bahkan telah memfasilitasi akses pemodalan melalui Program Bunga 0 persen kepada sekitar 290 pelaku usaha mikro untuk pengembangan usaha dengan total jumlah serapan mencapai Rp 1,25 miliar.

"Untuk tahun 2025 ditargetkan kita dapat membantu lebih banyak lagi UMKM kecil," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan, Asy Syukri, SE menuturkan bahwa 90 pelaku UMKM akan mendapatkan pelatihan selama 3 hari kedepan. Adapun para peserta akan mendapatkan pelatihan dan pembekalan langsung dari narasumber yang didatangkan dari UMKM Naik Kelas Jakarta.

Dikatakannya juga bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang manajemen usaha, perencanaan bisnis, pengelolaan keuangan, serta strategi pemasaran. Para peserta akan mendapatkan materi tentang pencatatan keuangan, penyusunan laporan keuangan sederhana, strategi pemasaran, serta pemanfaatan teknologi untuk memperluas jangkauan bisnis mereka.

Diharapkan dari pelatihan ini mampu mendorong kemandirian pelaku usaha mikro serta meningkatkan kontribusi mereka terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di masyarakat. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#produk olahan