batampos- Warga di Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur melakukan aksi protes dengan meletakkan pot bunga di median jalan di persimpangan jalan Lintas Timur.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas minimnya lampu penerangan jalan dan rambu lalu lintas di persimpangan jalan Lintas Timur.
Minimnya lampu penerangan jalan di persimpangan jalan Lintas Timur diduga telah menyebabkan beberapa kali terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Ketua Keamanan RT 004 RW 002 Kampung Jawa, Korindo, Ade Irwansyah Tampubolon menjelaskan bahwa peletakkan pot bunga di median jalan Lintas Timur merupakan bentuk protes atas kurangnya lampu penerangan jalan.
Selain itu, pot bunga yang diletakkan berfungsi sebagai peringatan bagi pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintas terutama pada malam hari.
Ia memahami bahwa anggaran saat ini mungkin terbatas namun pemasangan lampu penerangan di jalan yang rawan kecelakaan seharusnya menjadi prioritas utama.
Seorang warga, Arief Roesman mengatakan, pot bunga yang dipasang oleh warga merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengendara agar dapat lebih waspada dalam berkendara di jalan yang minim lampu penerangan jalan sehingga terhindar dari kecelakaan lalu lintas.
Selain meletakkan pot bunga di median jalan, warga bersama polisi juga memasang spanduk imbauan sebagai upaya antipasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di persimpangan jalan Lintas Timur. (*)
Editor : Tunggul Manurung