Seorang warga, Masdian, 37, melihat api saat akan berangkat salat Jumat dan berusaha memadamkannya.
Ia tidak sanggup lagi memadamkan api karena api terus membesar dan akhirnya melaporkannya ke petugas.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan, petugas bergerak cepat untuk memadamkan api karena angin kencang dan cuaca panas.
Petugas juga khawatir api semakin meluas akan merembet ke pondok-pondok warga yang berada di sana.
Petugas bahkan harus berpindah-pindah tempat untuk menjangkau titik api dan memadamkannya.
Ia mengatakan, penyebab kebakaran lahan tersebut masih belum diketahui.
Namun, ia mengimbau warga untuk waspada karena kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat.
Karena itu, ia meminta kepada warga untuk tidak membakar sampah sembarangan dan membuka lahan dengan dibakar.
"Kita minta warga waspada karhutla, karena cuaca panas dan angin kencang saat ini sangat rawan terjadi kebakaran," pungkasnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung