batampos- Ketua DPRD Bintan, Fiven Sumanti menyayangkan program ketahanan pangan nasional malah disalahgunakan untuk kegiatan tambang pasir ilegal.
"Program yang tujuannya mulia untuk meningkatkan ketahanan pangan malah ada kegiatan terselubung," katanya.
Ia menyatakan keprihatinannya atas penyalahgunaan program ketahanan pangan nasional yang digunakan sebagai kedok untuk kegiatan tambang pasir ilegal.
"Kami sangat prihatin dengan situasi ini," katanya.
Ia meminta kepada pihak yang melakukan penambangan pasir ilegal untuk berhenti dan tidak lagi menyalahgunakan program ketahanan pangan.
"Ayo kita jadikan Bintan sebagai rumah terbaik dengan program ketahanan pangan yang lebih baik," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau melakukan sidak di Desa Malang Rapat, Bintan, setelah menerima laporan masyarakat tentang aktivitas tambang pasir ilegal di area yang disebut sebagai program ketahanan pangan.
"Ternyata benar, aktivitasnya besar dan bukan untuk ketahanan pangan seperti yang tertera di plang," kata Ketua Komisi III DPRD Kepri, Teddy Jun Askara. (*)
Editor : Tunggul Manurung