Jumlah Penumpang Turun hingga 60 Persen, Arus Mudik Nataru di Pelabuhan ASDP Tanjunguban Dinilai Anomali
Chahaya Simanjuntak• Rabu, 24 Desember 2025 | 12:15 WIB
Pengguna jasa mengantre sebelum masuk kapal RoRo di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, Selasa (23/12/2025) lalu.
Batampos– Arus penyeberangan kapal RoRo di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Kabupaten Bintan, menunjukkan tren penurunan signifikan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Bahkan, jumlah penumpang pejalan kaki tercatat turun hingga 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Data ASDP Cabang Batam mencatat, pada Senin (22/12/2025), jumlah penumpang pejalan kaki hanya sekitar 363 orang. Angka ini merosot tajam dari sekitar 899 orang pada periode yang sama tahun lalu.
Penurunan juga terjadi pada penumpang dalam kendaraan, dari sekitar 1.401 orang menjadi 963 orang atau turun sekitar 31 persen. Kondisi tersebut membuat aktivitas di Pelabuhan ASDP Tanjunguban terlihat lenggang meski sudah memasuki masa libur sekolah.
Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban,Sukma Nugraha, mengatakan situasi tahun ini cukup berbeda dibandingkan momen Nataru sebelumnya. Biasanya, kepadatan mulai terlihat setelah pembagian rapor sekolah.
“Tahun lalu setelah rapor langsung ramai, sekarang masih sepi. Bahkan ada kapal yang hanya mengangkut dua unit mobil,” ujarnya.
Meski jumlah armada kapal RoRo yang beroperasi masih sama, yakni empat kapal, jumlah perjalanan mengalami penurunan. Dari sebelumnya 14 trip, kini hanya 13 trip atau turun sekitar 7 persen.
Untuk jenis kendaraan, roda dua turun sekitar 22 persen, kendaraan kecil turun 35 persen, dan bus turun drastis hingga 67 persen. Hanya kendaraan truk yang mengalami kenaikan tipis sekitar 3 persen.
Hingga kini, ASDP masih terus memantau pergerakan penumpang dan kendaraan untuk melihat apakah akan terjadi lonjakan mendekati puncak libur Nataru.(*)