Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Ombak Tinggi, Pelayaran Speedboat Tanjunguban–Telagapunggur Dialihkan Lewat Pulau Ngenang

Slamet Nofasusanto • Sabtu, 3 Januari 2026 | 13:00 WIB

Penumpang dari Batam tiba di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Bintan pada Jumat (2/1) siang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
Penumpang dari Batam tiba di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Bintan pada Jumat (2/1) siang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

Batampos -  Cuaca buruk disertai ombak yang tinggi memaksa pelayaran speedboat rute Tanjunguban, Bintan–Telagapunggur, Batam dialihkan pada Jumat (2/1/2026) kemarin siang. Pengalihan dilakukan demi menjaga keselamatan penumpang.

Kepala Kantor UPP Kelas I Tanjunguban, Hotma Tua CH Pangaribuan melalui Kepala Pos Kerja Pelabuhan Bulang Linggi, Rahmat, mengatakan kondisi cuaca sejak pagi masih normal. Namun, memasuki pukul 11.00 WIB, angin dan ombak mulai menguat.

“Mulai siang alur dan ombak sudah mulai kuat,” ujar Rahmat.

Akibat kondisi tersebut, alur pelayaran speedboat dialihkan dari jalur luar atau rute biasa yang melintasi perairan depan Kabil menjadi jalur dalam melalui Perairan Pulau Ngenang.

Baca Juga: Lomba Voli Daster Meriahkan Perayaan Tahun Baru di Tarempa Barat

“Kami menerima laporan dari nakhoda bahwa cuaca sudah tidak memungkinkan. Karena itu, alur pelayaran speedboat dialihkan ke jalur dalam lewat Pulau Ngenang,” jelasnya saat ditemui di Pos Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban.

Pengalihan rute ini berdampak pada waktu tempuh pelayaran. Jika melalui jalur luar perjalanan hanya memakan waktu sekitar 15 hingga 20 menit, maka lewat jalur dalam Pulau Ngenang waktu tempuh bertambah menjadi sekitar 30 menit.

“Perbedaannya sekitar 10 sampai 15 menit,” katanya.

Meski demikian, Rahmat memastikan pelayanan dan pengawasan keselamatan tetap menjadi prioritas. Petugas pelabuhan disiagakan, terutama saat proses naik dan turun penumpang di ponton.

“Petugas yang standby membantu penumpang, khususnya lansia, sekaligus memastikan kapal tidak melebihi kapasitas,” tambahnya. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#bintan #cuaca buruk #ombak tinggi