batampos – Jumlah penumpang di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Kabupaten Bintan, mengalami peningkatan signifikan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kenaikan penumpang tercatat berkisar antara 7 hingga 22 persen per hari dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Kantor UPP Kelas I Tanjunguban Hotma Tua CH Pangaribuan melalui Kepala Pos Kerja Pelabuhan Bulang Linggi Rahmat mengatakan, lonjakan penumpang sudah terlihat sejak Hari Natal hingga puncak libur Tahun Baru.
“Rata-rata ada peningkatan sekitar 7 sampai 22 persen per hari dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama,” kata Rahmat.
Berdasarkan data Pos Pelabuhan Bulang Linggi, pada 25 Desember 2024 jumlah penumpang yang tiba tercatat sebanyak 746 orang dan yang berangkat 664 orang, dengan tingkat keterisian sekitar 61,94 persen.
Sementara pada 25 Desember 2025, jumlah penumpang yang tiba meningkat menjadi 1.093 orang dan yang berangkat 1.094 orang, dengan tingkat keterisian mencapai 84,74 persen. Artinya, terjadi kenaikan sekitar 22,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Lonjakan juga terjadi pada 31 Desember. Pada 31 Desember 2024, jumlah penumpang yang tiba tercatat 715 orang dan yang berangkat 785 orang, dengan persentase 68,44 persen.
Sedangkan pada 31 Desember 2025, jumlah penumpang yang tiba meningkat menjadi 976 orang dan yang berangkat 987 orang, dengan persentase 76,28 persen. Peningkatan pada tanggal tersebut tercatat sekitar 7,84 persen.
Sementara itu, pada 1 Januari 2025 jumlah penumpang yang tiba di Pelabuhan Bulang Linggi tercatat 747 orang dan yang berangkat 766 orang, dengan persentase 66,55 persen.
Pada 1 Januari 2026, jumlah penumpang yang tiba meningkat menjadi 1.018 orang dan yang berangkat 1.054 orang, dengan persentase 75,94 persen. Dengan demikian, kenaikan persentase mencapai sekitar 9,39 persen.
Rahmat menambahkan, selama periode libur Nataru, jumlah penumpang yang datang dan berangkat relatif seimbang setiap harinya.
“Kalau misalnya yang datang sekitar 800 orang, yang berangkat biasanya juga di kisaran angka itu. Selisihnya tidak terlalu jauh,” ujarnya.
Baca Juga: Mulai 2026, Penerbangan Perintis Anambas Dilayani Smart Aviation
Ia juga mencatat cukup banyak wisatawan asal Malaysia yang masuk ke Bintan melalui Pelabuhan Bulang Linggi. Sebagian besar diduga berkunjung ke destinasi wisata unggulan seperti Lagoi dan Gurun Pasir Telaga Biru.
“Banyak yang datang pagi, sore sudah kembali lagi,” katanya.
Rahmat mengimbau seluruh penumpang untuk tetap waspada karena saat ini wilayah perairan Bintan sudah memasuki musim angin utara dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Kalau cuaca kurang baik, arus pelayaran bisa dialihkan. Setelah aman, baru kembali ke jalur luar,” pungkasnya. (*)
Editor : M Tahang